MASUKNYA ANGGOTA BARU ASEAN CIPTAKAN PASAR LEBIH MENARIK

MASUKNYA ANGGOTA BARU ASEAN CIPTAKAN PASAR LEBIH MENARIK[1]

 

Jakarta, Antara

Masuknya tiga anggota baru ASEAN yaitu Kamboja, Laos dan Rnyanmar akan menciptakan pasar yang lebih menarik dan untuk menyambut prospek cerah itu para menteri ekonomi ASEAN mengharapkan kerjasama yang kuat di antara kalangan bisnis ASEAN.

“Harus diciptakan hubungan yang saling mengisi untuk mengantisipasi prospek cerah tersebut.” kata Ketua Menteri Ekonomi ASEAN Hartarto Sastrosoenarto pada pembukaan “ASEAN Business Summit” (ABS) pertama di Jakarta, Rabu.

Hartarto yang juga Menko Prodis itu mengharapkan kalangan bisnis ASEAN mampu menangkap peluang besar di kawasan ASEAN yang terlihat dari kenyataan bahwa ASEAN merupakan kawasan dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di dunia dewasa ini.

“Pemerintah telah menciptakan kerjasama fungsional di dalam ASEAN dalam hubungan ekonomi, sosial dan keamanan. Para pengusaha harus menindaklanjutinya dengan kerjasama di sektor bisnis.” ucapnya.

Ia mengimbau kalangan bisnis agar mengharmonisasikan langkah untuk menghadapi forum perdagangan yang lebih luas seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).

“Keharmonisan langkah itu akan memudahkan ASEAN menangkap peluang Internasional yang ada, sekaligus menyiapkan diri untuk mengantisipasi masalah yang akan datang.” ujarnya.

Kerjasama Ekonomi Sub Regional (KESR) yang telah digalang Pemerintah di beberapa negara ASEAN harus dijadikan kerjasama bisnis awal untuk mengharmoniskan langkah, tambahnya.

Sementara itu Presiden Kamar Dagang dan lndustri (Kadin) ASEAN Aburizal Bakrie dalam sambutannya mengatakan ABS merupakan upaya dari dunia usaha ASEAN untuk menjalankan misi ekonomi sekaligus misi sosial.

Kerjasama bisnis di antara kalangan pengusaha ASEAN, katanya, bukan kerjasama tertutup karena keberadaan dan partisipasi dunia usaha luar ASEAN juga dibutuhkan untuk menciptakan kegiatan usaha yang saling menguntungkan.

Aburizal menyambut baik kehadiran pengusaha luar ASEAN seperti delegasi Amerika Serikat yang berjumlah 100 orang, karena kehadiran itu akan menghasilkan dialog positifbagi penciptaan investasi saling menguntungkan.

ABS yang dibuka secara resmi oleh Presiden Soeharto itu dihadiri para pengusaha ASEAN dan luar ASEAN sebanyak sekitar 600 orang.

Menurut Aburizal, penyelenggaraan ABS selama dua hari, 12-13Maret, itu akan menghadirkan pembicaraan dari kalangan pemerintah dan pengusaha ASEAN yang diharapkan muncul dialog-dialog terhadap permasalahan dunia usaha di ASEAN.

“Kami mengharapkan adajalan keluar dan jaminan yang jelas dari pemerintah mengenai kegiatan bisnis eli masing-masing negara anggota ASEAN.” katanya.

Dari kalangan pemerintah selain Menko Prodis Hartarto, juga akan berbicara Menparpostel Joop Ave, Menperindag Tunky Ariwibowo, Menteri Industri dan Perdagangan Internasional Malaysia Rafidah Aziz, Menteri Perdagangan dan Industri Filipina Cesar T Bautista.

Sumber : ANTARA (12/03/1997)

___________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 274-275.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.