Letnan Kolonel Soeharto

Letnan Kolonel Soeharto[1]

 

MASIH pada desember 1945, setelah dilantik menjadi Panglima Besar, Jenderal Soedirman mulai menata organisasi tentara, diantaranya menetapkan Mayor Soeharto menjadi Komandan Resimen III yaitu resort militer mencakup teritorial Yogyakarta, dan menaikkan pangkatnya menjadi Letnan Kolonel.

Tugas Resimen III yang kemudian menjadi Brigade X adalah menjaga pertahanan dan keamanan di Yogyakarta. Tugas ini menjadi sangat berat karena sejak 4 Januari 1946, Yogyakarta menjadi Ibukota Perjuangan. Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, dan semua anggota kabinet, hijrah ke Yogyakarta.

Sebagai komandan resimen tersebut, Letnan Kolonel Soeharto harus memastikan sekaligus menjamin keberlangsungan jalannya roda pemerintahan Republik Indonesia sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan Presiden, Wakil Presiden, berikut anggota kabinet yang berada di Yogyakarta.

________________________________________________________________________

[1]Noor Johan Nuh,  “Pak Harto dari Mayor ke Jenderal Besar”, Jakarta : Yayasan Kajian Citra Bangsa, hlm 10-11.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.