Letnan Jenderal Soeharto

Letnan Jenderal Soeharto[1]

 

TIDAK berselang lama, 11 Oktober 1965, Kolonel A Latief, tokoh teras pemberontakan G30S/PKI ditangkap. Di sakunya kedapatan surat yang isinya meminta perlindungan kepada pelaksana harian Pimpinan Angkatan Darat Mayor Jenderal Pranoto Rekso Samudro.

Berdasarkan temuan surat itu, sulit untuk tidak menyimpulkan keterkaitan keduanya, dan sulit pula bagi Presiden Soekarno mempertahankan posisi Mayor Jenderal Pranoto Reksosamudro sebagai pelaksana tugas Pimpinan Angkatan Darat.

Akhirnya pada 16 Oktober 1965, Mayor Jenderal Soeharto dilantik sebagai Panglima Angkatan Darat dan dinaikkan pangkatnya menjadi Letnan Jenderal.

____________________________________________________________

[1]Noor Johan Nuh,  “Pak Harto dari Mayor ke Jenderal Besar”, Jakarta : Yayasan Kajian Citra Bangsa, hlm 80.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.