LEE PUJI SOEHARTO SEBAGAI PENENTU STABILITAS DAN KEMAJUAN ASEAN

LEE PUJI SOEHARTO SEBAGAI PENENTU STABILITAS DAN KEMAJUAN ASEAN

 

 

Jakarta, Antara

Di tengah adanya pro dan kontra masalah tawaran Singapura kepada Amerika Serikat mengenai fasilitas militer, Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew memuji Presiden Soeharto sebagai faktor paling penting yang menentukan stabilitas dan kemajuan ASEAN, demikian “Reuter” melaporkan dari Singapura.

Saat menekankan pentingnya pemeliharaan keseimbangan kekuatan di kawasan ini dalam pidato tahunannya Minggu malam, Lee menyatakan bahwa dia selalu melakukan penyesuaian dalam menyusun kebijaksanaan-kebijaksanaannya jika memang hal itu dianggap penting untuk mempertimbangkan kepekaan Soeharto.

“Saya tidak pernah ingkar dari kata-kata yang saya sampaikan kepadanya, sebab kepercayaan itu sesuatu yang penting dalam membina hubungan. Saya juga tidak pernah melihat beliau bersikap mendua, dan karena saya tahu sikap beliau itu, saya selalu percaya kepada sikap itu,” katanya.

Lee menyebut Soeharto telah membuat ASEAN terwujud. “Pokoknya, jika para pengganti Presiden Soeharto seperti beliau, dengan kebijaksanaan dan prinsip-prinsip dasar yang sama, saya kira ASEAN akan maju pesat dan menjadi makmur dalam suasana damai” Menurut Lee, tawaran Singapura kepada AS itu adalah untuk membujuk AS agar tetap berada dikawasan ini dan menjaga keseimbangan kekuatan disini.

Dikatakannya, tanpa adanya negara adidaya dalam memelihara ketertiban, konflik antara kekuatan-kekuatan menengah dan besar menimbulkan resiko paling besar bagi negara-negara kecil.

Dalam pidatonya yang berlangsung tiga jam itu, Lee juga memuji Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan melukiskan dia sebagai seorang pemimpin yang berani dan memahami kenyataan-kenyataan tentang politik adikuasa.

 

 

Sumber : ANTARA (21/08/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 305-306.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.