Kredit 0% untuk rakyat ala Presiden Soeharto

Kredit 0% untuk rakyat ala Presiden Soeharto

 

Masyarakat sekarang perlu tahu pada zaman pemerintahan Presiden Soeharto ada Inpres (Instruksi Presiden) yang sangat membantu kaum masyarakat ekonomi yang saat itu sangat lemah.

Ada yang disebut dengan pasar Inpres, rupanya asal-muasal penamaan tersebut bersumber dari Inpres nomor 8 yang dikeluarkan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1981 tentang bantuan kredit pembangunan dan pemugaran pasar.

Pasar tradisional yang selama ini sudah menyatu dan memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat. Bagi masyarakat pasar bukan hanya sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga wadah interaksi sosial dan respersentasi nilai nilai tradisional yang ditunjukkan pelaku pasar umumnya mengabaikan waktu adalah uang.

Kisah Inpres ini tidak berhenti sampai disitu, Inpres yang berjumlah 5 (lima) halaman tersebut merinci terkait intruksi renovasi pasar di daerah-daerah yang berada di seluruh Indonesia.

Bunga 0%

Anggaran negara yang disalurkan untuk renovasi pasar rakyat tersebut mencapai Rp.50.000.000.000 (50 miliar rupiah) lewat Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan dikenakan bunga 0%, renovasi pasar dilakukan untuk pemerintah dearah tingkat I dan pemerintah daerah tingkat II.

Yang sangat menarik dari Inpres ini adalah program pembangunan yang dijalankan pada masa pemerintahan Presiden ke-2 tersebut sangat merakyat dan kental dengan program ekonomi kerakyatan yang asli dan non-pencitraan.

Terpenting adalah kebijakan ini dapat membantu dan mendorong bangsa ini untuk mampu mandiri tanpa mengandalkan bantuan cuma-cuma dan juga sisi positifnya adalah bertujuan untuk membantu masyarakat yang secara ekonomi sangat lemah dan membantu taraf hidup masyarakat di wilayah tanah air.

 

Sumber : http://rimanews.com/opinion/economics/read/20180324/328263/Kredit-0-untuk-rakyat-ala-Presiden-Soeharto/

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.