KONDISI JANTUNG DAN GINJAL PRESIDEN SOEHARTO NORMAL

KONDISI JANTUNG DAN GINJAL PRESIDEN SOEHARTO NORMAL[1]

 

Bad Oeynhausen, Suara Pembaruan

Presiden Soeharto dinyatakan dalam keadaan sehat walafiat setelah tim dokter ahli selesai melakukan medical checkup hari kedua dengan melakukan kateterisasi atau angiografi untuk mengetahui kondisi jantung Kepala Negara.

Menristek BJ Habibie mengatakan

“Jantung Bapak Presiden tidak ada gangguan sama sekali dan juga tidak ada penyempitan pembuluh darah ke jantung. Demikian juga fungsi ginjalnya berada dalam kondisi normal yang diketahui setelah dilakukan pengecekan dengan sintigrafi.” wartawan Pembaharuan Mansyur Barus melaporkan Kamis pagi dari Jerman.

Walaupun diketahui di dalam ginjal ada batu yang tidak bergerak seperti yang telah diketahui para dokter kepresidenan selama ini, kata BJ Habibie bersama salah seorang tim dokter ahli, Dr. Budiman memberikan penjelasan kepada Pembaharuan dan Antara di klinik Herz Und Diabetes Zentrum, Bad Oeynhausen, 80 kilometer sebelah barat Hannover, Jerman, Rabu (10/7) siang.

“Hari Kamis (11/7) ini yang dilakukan hanyalah pengecekan bidang THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) yang bukan menjadi masalah utama lagi, sehingga diambil kesimpulan Presiden Soeharto dalam keadaan sehat walafiat.

Kesimpulan itu diambil karena pengecekan secara lengkap mengenai fungsi ginjal, empedu, limpa, usus, darah dan jantung serta yang lainnya sudah dilakukan dan tidak ada tanda-tanda bahwa Bapak Presiden membutuhkan tindakan lebih lanjut.” tegas Habibie.

Dr. Budiman menjelaskan bahwa proses katerisasi dilaksanakan Rabu (10/7) pagi atau sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

“Katerisasi berlangsung sekitar 24 menit, setelah itu bapak Presiden diberi waktu istirahat beberapa jam dan hasilnya membuktikan kondisi jantung bapak Presiden dalam keadaan baik serta tidak ada penyempitan pembuluh darah.” jelasnya.

Dengan selesainya pemeriksaan dalam bidang THT hati ini maka seluruh program medical check-up Presiden Soeharto selesai dilaksanakan. Tinggal sekarang tim dokter ahli dari Jerman dan tim dokter kepresidenan mendiskusikan hasil medical check-up itu dan hasil ini menjadi bahan-bahan bagi tim dokter kepresidenan.

“Apa yang dilakukan dokter di Indonesia, ternyata hasilnya sama dengan apa yang dilakukan tim dokter ahli dari Jerman sehingga dari kedua hasil itu, kesimpulannya adalah keadaan Bapak Presiden memang benar-benar sehat.” ujar Habibie.

Sumber : SUARA PEMBARUAN (11/07/1996)

____________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 686-687.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.