KITA SEKEDAR MENGINGATKAN

KITA SEKEDAR MENGINGATKAN

Berulang kali Presiden Soeharto menyatakan bahwa dunia penuh diliputi oleh ketidakpastian. Pernyataan Kepala Negara itu secara tidak langsung mengundang kita semua untuk mengkaji dinamika internasional, serta berusaha meningkatkan ketahanan nasional sehingga berkemampuan menjinakkan pengaruh2 negatif yang datang dari luar.

Peningkatan ketahanan nasional mencakup bidang2 ideologi politik, ekonomi, sosial budaya, agama dan hankam. Persatuan bangsa diperkokoh, stabilitas nasional dimantapkan, sedang pelaksanaan pembangunan nasional berikut hasilnya lebih diratakan. Yang lebih penting lagi suasana kehidupan yang harmonis mesti dipelihara.

Maka itu Menhankan/Pangab Jenderal M. Jusuf secara terus menerus memperingatkan agar sikap curiga mencurigai dihilangkan, rakyat yang ditekan, keluhan mereka sejauh mungkin diperhatikan untuk kemudian diselesaikan, sedang kemanunggalan ABRI – rakyat yang merupakan senjata ampuh itu benar2 dihayati dan dilaksanakan.

Peringatan itu bukannya meng-ada2 tapi benar2 dilatar belakangi oleh kenyataan2 didalam negeri dan perubahan2 yang begitu cepat di luar negeri khususnya di kawasan Asian Tenggara. Perubahan2 yang mempengaruhi dinamika Internasional perlu dikaji secara cermat utamanya oleh Departemen Luar Negeri yang membawahi Kedutaan2 Besar.

Meletusnya kembali pertempuran di perbatasan Cina – Vietnam serangan pasukan2 Vietnam untuk menghabiskan riwayat perjuangan rezim PM Pol Pot di perbatasan Kamboja -Thailand, masih mengalirnya pengungsi2 Indocina tentunya punya pengaruh terhadap keamanan dan kestabilan kawasan yang pada gilirannya mendatangkan akibat sampingan bagi Indonesia.

Dengan terus meningkatkan kerjasama regional ASEAN Indonesia sendiri mesti memikirkan masalah2 yang bakal dihadapinya. Misalnya situasi di tahun 1982 – 1984 dimana akan berlangsung pemilihan umum dan regenerasi dengan segala macam akibatnya, baik yang positif ataupun yang negatif. Dari sejak sekarang harus dirumuskan kebijakan diambil langkah dan tindakan untuk menciptakan keadaan yang jauh lebih baik.

Pemerintah dapat mengajak organisasi2 sosial politik untuk menyelenggarakan secara ber-sama2, apalagi pendidikan politik ini sudah diamanatkan oleh MPR. Sudah tiba waktunya keluarga besar bangsa Indonesia diajak dan diberi peran untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika internasional disamping ikut aktif menyelesaikan maslah2 nasional. (DTS)

Jakarta. Pelita

Sumber: PELITA (15/10/1979)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 182-183.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.