KETUA DPR TERIMA NELSON MANDELA

KETUA DPR TERIMA NELSON MANDELA[1]

 

Jakarta, Antara

Ketua DPR/MPR H. Wahono di Jakarta, Sabtu menerima kunjungan kehormatan Ketua ANC (Africa National Congres) Nelson Mandela. Didampingi Ketua Majelis Tertinggi Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa dan penasehat hukum kepresidenan A. Kathrada serta sekretaris pribadinya, Mandela yang juga Presiden Afrika Selatan itu dalam pertemuannya dengan Wahono memuji keberhasilan pembangunan Indonesia.

Pejuang anti rasial Afrika ini menyatakan berminat untuk mengirimkan utusannya ke Indonesia, untuk mempelajari pengelolaan keuangan termasuk utang luar negeri RI, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi tujuh persen.

Mandela mengakui bahwa Afrika Selatan memiliki potensi kekayaan alam yang cukup, namun kurang pengalaman untuk memanfaatkannya. Karena itu pihaknya akan menimba pengalaman dari Indonesia. Pemimpin ANC juga menyampaikan keinginan untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Indonesia.

Nelson juga mengungkapkan pengalaman negaranya berjuang melawan politik Apartheid. Dalam perjuangan tersebut mendapat  dukungan di antaranya dari keturunan bangsa Indonesia yang ada di Afrika Selatan yang kini jumlahnya mencapai sekitar 300.000, yang  dipelopori oleh Syekh Jusuf.

Ketua DPR Wahono pada kesempatan itu menjelaskan sekilas tentang ke-DPR­an serta perlunya peningkatan hubungan kedua parlemen. Untuk itu di masa depan, menurut Wahono, perlu segera dirintis saling tukar kunjungan parlemen kedua negara. Pertemuan Ketua DPR dengan Ketua ANC ini berlangsung sekitar 25 menit dalam suasana akrab dan penuh persahabatan. Nelson Mandela tiba di Jakarta Jumat siang dengan pesawat khusus. Sebelum mengadakan pertemuan dengan Ketua DPR/MPR Sabtu pagi Mandela mengadakan pertemuan dengan Presiden Soeharto. Selanjutnya, Nelson Mandela dan rombongan menuju Bali sebelum bertolak kembali ke negaranya.U .Jkt-001/B/EL02/ 3/09/94 14:01/rf1

Sumber: ANTARA(03/09/1994)

___________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVI (1994), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 107-108.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.