KERJA SAMA IKAPI DENGAN PERPUSTAKAAN NASIONAL

KERJA SAMA IKAPI DENGAN PERPUSTAKAAN NASIONAL

 

 

Jakarta, Antara

Mengawali kegiatan Perpustakaan Nasional Indonesia, sebelum diresmikan Presiden Soeharto 11 Maret mendatang, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) menandatangani Piagam Kerja Sama dengan Perpustakaan Nasional, di Jakarta, Selasa.

Kerja sama antar dua unsur yang erat hubungannya dengan dunia buku itu, ditandatangani Direktur Perpustakaan Nasional Mastini Hardjoprakoso dan Ketua Umum lkapi Rozali Usman.

Dengan adanya piagam kerja sama tersebut, maka Ikapi akan menyumbangkan buku terbitan anggotanya minimal satu eksemplar pada Perpustakaan Nasional untuk dapat dimanfaatkan masyarakat pembaca. Menurut Rozali, dengan resminya piagam kerja sama itu, maka usaha

penggalakan sumbangan buku terbaru untuk perpustakaan dari anggotanya diharapnya bisa dilakukan menyeluruh sekitar 250 penerbit aktif lkapi.

“Secara tidak langsung, Ikapi telah melaksanakan UU Deposit, padahal undang­undang itu masih tertahan di Sekneg dan belum berlaku resmi” ujar Mastini.

UU Deposit, kata dia, mengharuskan setiap penerbit untuk mengirimkan minimal tiga eksemplar judul buku untuk disimpan (satu eksemplar) di Perpustakaan Nasional, sementara dua eksemplar lainnya dimanfaatkan untuk umum.

Dia mengaharapkan, setelah Gedung Perpustakaan diresmikan, UU Deposit bisa segera dilimpahkan ke DPR, untuk dirembukkan menjadi suatu RUU.

Gedung Perpustakaan Nasional yang berdiri di atas tanah seluas 1,7 hektar dan dulunya bernama Gijmnaseum Willem III itu memiliki koleksi 750 ribu eksemplar, dalam wujud buku, non-buku, microfilm dan microfis merupakan perpustakaan khusus untuk kepentingan riset dan ilmiah.

Didirikan 17 Mei 1980, Gedung dijalan Salemba Raya ini dipugar Yayasan Harapan Kita pada 8 Desember 1985 dan digunakan 27 Januari 1987, serta akan diserahkan Yayasan Harapan Kita kepada Pemerintah dalam bentuk Perpustakaan Nasional yang pada 11 Maret nanti akan diresmikan oleh Presiden Soeharto.

Setelah penandatanganan usai, sekitar 50-an pimpinan penerbit anggota Ikapi meninjau berbagai fasilitas perpustakaan dengan Mastini sebagai pemandunya.

 

 

Sumber : ANTARA (07/03/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 595-596.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.