KEMUNGKINAN MASUKNYA TEKSTIL INDONESIA KE INGGERIS DIBICARAKAN PRESIDEN SOEHARTO DENGAN PM THATCHER

KEMUNGKINAN MASUKNYA TEKSTIL INDONESIA KE INGGERIS DIBICARAKAN PRESIDEN SOEHARTO DENGAN PM THATCHER

Berbagai segi sekitar impor tekstil Indonesia ke Inggeris Raya telah mendapat perhatian ketika Presiden Soeharto mengadakan pembicaraan resmi dengan Perdana Menteri Inggeris Nyonya Margaret Thatcher di London Rabu ini.

Dalam suatu konperensi pers di London hari Kamis hal itu telah diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Mochtar Kusumaatmadja ketika ia memberikan suatu gambaran umum tentang pokok-pokok yang dibicarakan dalam pembicaraan antara Presiden Soeharto dan Perdana Menteri Thatcher.

Menteri Urusan Ekuin Widjojo Nitisastro, demikian dikatakan Menteri Mochtar, telah minta perhatian Pemerintah Inggris mengenai kemungkinan-kemungkinan masuknya hasil-hasil industri tekstil Indonesia ke wilayah Inggris Raya.

Oleh Menteri Mochtar diketengahkan bahwa sekalipun tidak secara langsung diperoleh suatu ketegasan ikatan akan permintaan perhatian itu, fihak pemerintah Inggris telah mengisyaratkan bahwa untuk impor tekstil Indonesia akan dapat dicapai suatu pengertian.

Menurut Menteri, lnggris sebagai anggauta Masyarakat Ekonomi Eropa memang tidak dapat melepaskan diri dari kebijaksanaan-kebijaksanaan umum dibidang impor yang dianut oleh kelompok regional itu. Menteri Mochtar dalam keterangannya itu tidak bersedia memberikan suatu penjelasan yang lebih terperinci.

Menteri Urusan Ekuin Widjojo Nitisastro yang sedianya akan hadir pula pada konperensi pers tersebut terpaksa membatalkan kehadirannya karena jatuh sakit.

Masalah-masalah sekitar enerji menurut Menteri Mochtar telah pula merupakan salah satu pokok perhatian dalam pembicaraan antara Presiden Soeharto dan Perdana Menteri Thatcher. Tetapi mengenai hal inipun Menteri Mochtar tidak bersedia memberikan suatu perincian. (DTS)

London, Antara

Sumber: ANTARA (16/11/1979)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 358-359.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.