KEMBALIKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT KEPADA KOPERASI

KEMBALIKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT KEPADA KOPERASI [1]

 

Jakarta, Antara

Pendirian Badan Usaha Unit Desa (BUUD) dan Koperasi Unit Desa (KUD) adalah suatu usaha untuk mengembalikan kepercayan masyarakat kepada koperasi, demikian Presiden Soeharto menjelaskan ketika ia mengunjungi KUD “Sugih Tani” Desa Cibedug, Kec. Ciawi, Kabupaten Bogor, hari Minggu.

“Strategis kita tidak akan melepaskan bentuk koperasi yang sangat ingin kita kembangkan, tetapi harus melalui jalan yang agakjauh,” kata Kepala Negara.

Ia menilai ketidaklancaran usahakoperasi selama ini telah menimbulkan anggapan di kalangan masyarakat, bahwa koperasi merupakan suatu momok.

Pembentukan KUD didasarkan atas akte dan hukum yang berlaku dalam undang2 koperasi, katanya menerangkan.

Penjelasan Kepala Negara itu terutama diberikan kepada para duta besar dan peserta rapat kerja departemen Luar Negeri yang mengadakan kunjungan bersamanya ke KUD tersebut.

Presiden minta para duta besar untuk menyelidiki barang2 apa yang diperlukan oleh negara dimana mereka bertugas dalam rangkamemasarkan hasil2 petani tersebut.

Ia menegaskan, bahwa desa2 administratif yang telah bergabung dalam BUUD akan merupakan soko guru pembinaan ekonomi nasional yang sesuai dengan UUD 45.

Untuk itu kebijaksanaan pembangunan masyarakat desa dititikberatkan pada penyempurnaan tata kerja BUUD dan KUD, demikian Presiden.

Kunjungan ke KUD itu merupakan bagian acara peninjauan para duta besar setelah mereka merampungkan rapat kerja selama dua minggu Sabtu yang lalu di Jakarta. (DTS)

Sumber : ANTARA (14/03/1977)

 

 

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 457.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.