KEHIDUPAN KONSTITUSIONIL MUTLAK

Tajuk Rencana :

KEHIDUPAN KONSTITUSIONIL MUTLAK [1]

 

Jakarta, Kompas

Presiden Soeharto meresmikan pembukaan Universitas Sebelas Maret di Solo tepatpada tanggal 11 Maret 1976.Berarti sekaligus memperingati genap sepuluh tahun umur Surat Perintah 11 Maret yang bersejarah itu.

Kesempatan itu dipergunakan oleh Kepala Negara, yang kebetulan mendapat kepercayaan menerima Supersemar tersebut untuk menjelaskan kembali makna kebijaksanaannya pada waktu itu.

Kita semua masih ingat, tak semua fihak setuju dengan langkah pemegang Supersemar pada waktu itu. Ada yang menghendaki, Jenderal Soeharto bertindak lebih cepat, tak usah melewati prosedur. Sedangkan pemegang Supersemar sebagai prajurit Saptamarga tetap melangkah menurut prosedur Konstitusi.

Langkah yang dirasakan lamban itu, ternyata yang tepat. Tapi dari segi usaha menghindarkan bentrokan-bentrokan diantara kita sendiri dan juga tepat ditinjau dari segi pembangunan kehidupan konstitusionil. Perebutan kekuasaan akan membangkitkan preseden berantai.

KITA juga ingin mencatat, keterangan Presiden tentang pembubaran PKI.

Pembubaran organisasi komunis Indonesia itu, bukan tujuan. Tujuan adalah mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 dari dasar-dasar negara yang lain.

Sebab hanya dengan Pancasila dan UUD 1945 itulah kemerdekaan akan dapat

dirasakan dengan kemajuan. kesejahteraan dan keadilan sosial.

Kini semua itu bisa memberikan kesan slogan. Namun dalam konteks keadaan sekitar tahun 1965, semua itu merupakan kenyataan-kenyataan yang menjiwai kita semua.

Itulah fungsi ideologi nasional seperti Pancasila, Kecuali menjadi pandangan hidup bermasyarakat dan bernegara, kecuali menjadi kaidah pokok dan sumber hukum, juga menjadi mithos. Mithos itu dalam keadaan normal seperti mati, tetapi dalam krisis, setiap kali mampu membangkitkan semangat, gairah persatuan, heroisme.

AGAR supaya Pancasila dan UUD dalam keadaan normal, tetap bisa dirasakan, sepak lain yang perlu dikreatifkan. Yaitu benar-benar menjadikan Pancasila dan UUD 1945pedoman kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Aspek-aspek ethikanya dihayati. Aspek-aspek hukumnya diwujudkan.

BAGAIMANA melaksanakan kehidupan konstitusionil itu? Konstitusi mempunyai dua aspek. Substansi dan prosedur. Kedua-duanya dilaksanakan. Prosedur perlu, karena melalui prosedur itu, substansi Konstitusi dipraktekkan.

Tentu saja, tidak tepat kalau dibalik. Asalkan prosedurnya sudah dituruti menurut ketentuan yang tercantum dalam Konstitusi, lantas substansi Konstitusi itu sendiri juga sudah terjadi.

Ambillah pemilihan umum. Pemilihan Umum termasukprosedur Konstitusi yang penting. Tetapi agarpemilihan umum menjadi prosedur yang melaksanakan substansi Konstitusi, pelaksanaannya harus disertai kebebasan, kerahasiaan, kesempatan yang sama.

SEJARAH Konstitusi biasanya dihubungkan dengan Magna Charta jaman raja John dari Inggris tahun 1215. Tahun itu dipandang sebagai titik pangkal perkembangan konstitusi moderen. Sebenarnya tidak tepat benar, karena Magna Charta baru memberi hak kepada para bangsawan, belum kepada rakyat.

Namun jika diambil esensinya, adajuga argumennya yang kuat. Dengan Magna Charta itu, raja Inggris membatasi kekuasaannya dengan hukum. Tidak sewenang­wenang dan semuanya lagi, tetapi diikat pada hukum dan disertai tanggungjawab.

Itulah pula substansi kehidupan konstitusionil. Kekuasan berdasarkan hukum, kekuasaan berasal dari rakyat, kekuasaan bertopang pada kepercayaan rakyat, kekuasaan dipergunakan untuk sebesar-besarnya keadilan dan kemakmuran rakyat. Rakyat turut didalam proses kekuasaan terutama dalam proses pengambilan keputusan-keputusan politik. Rakyat menilai dan mengontrol kekuasaan.

SEMUA itu perlu kita laksanakan dengan keleluasaan dan tanggungjawab, jika kita hendak melaksanakan penegasan Presiden. Yaitu membina kehidupan konstitusionil.

Sumber: KOMPAS (15/03/1976)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 49-50.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.