KEATING: LIBERALISASI PERDAGANGAN WARNAI SIDANG APEC

KEATING: LIBERALISASI PERDAGANGAN WARNAI SIDANG APEC[1]

 

Canberra, Antara

PM Australia Paul Keating mengatakan, jika dalam pertemuan APEC di Seattle, AS, November 1993, masalah sentralnya adalah kemudahan dan keringanan perdagangan maka pada sidang November 1994 di Bogor, Indonesia, masalah yang dihadapi adalah liberalisasi perdagangan. Dalam wawancara dengan Harian The Australian yang dimuat dalam edisi Senin, Keating mengatakan, liberalisasi perdagangan merupakan hal yang mendesak bagi APEC. Bila hal itu terwujud maka negara-negara Eropa (MEE) harus kembali ke meja perundingan untuk membicarakan masalah perdagangan multilateral di bawah GA’IT (Persetujuan Umum Tarif dan Perdagangan).

Keating menegaskan bahwa apa yang dikehendakiAustralia dari hasil pertemuan ekonomi di Bogor itu adalah suatu sistim “perdagangan yang lebih bebas”dan bukan pembentukan “blok perdagangan bebas”.

Ia juga mengatakan negaranya menghendaki pertemuan Bogor itu dapat menghasilkan suatu keputusan mengenai kesepakatan investasi yang tidak mengikat dan kalau dapat mengubah nama APEC dari Ketjasama Ekonomi Asia Pacifik menjadi Masyarakat Ekonomi Asia Pacifik (Asia Pacific Economic Community) .

Selain itu, pertemuan Bogor itu hendaknya juga sepakat menetapkan Jepang sebagai penyeleng gara pertemuan APEC November 1995. Keating mengatakan, semua pendapatnya itu telah disampaikan dalam pertemuannya dengan Presiden Soeharto di Jakarta belurn lama ini. Ketika ditanya bagaimana tanggapan Presiden Soeharto setelah mendengarkan pandangannya itu, Keating mengatakan “kami berdua berbicara dengan baik”.

Dia kemudian menyatakan, sangat menghargai pendapat anggotaAPEC lain bila tidak sejalan denganAu stralia.-  (U.KL-09/MNH/14 :12/Ln09/RU1/14:47)

Sumber:ANTARA(ll/07/1994)

________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVI (1994), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 310-311.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.