KAMBOJA, LAOS, MYANMAR TERAPKAN AFTA TAHUN 2007 ATAU 2008

KAMBOJA, LAOS, MYANMAR TERAPKAN AFTA TAHUN 2007 ATAU 2008[1]

 

Jakarta, Antara

Menlu Ali Alatas memperkirakan Kamboja, Laos serta Myanmar akan melaksanakan peraturan bagi penerapan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA) sekitar tahun 2007 atau 2008.

“Jika mereka masuk ASEAN tahun ini, maka berarti mereka ikut AFTA tahun 2007. Dan jika masuk ASEAN tahun’98 maka berarti AFTA dilaksanakan mulai tahun 2008.” kata Alatas kepada pers di Istana Merdeka, Jumat.

Setelah mengantar Menteri Luar Negeri Djibouti Mohammed Moussa Chehem menemui Presiden Soeharto, Alatas menjelaskan pada 31 Mei para menteri luar negeri ASEAN akan bertemu di Kuala Lumpur, Malaysia.

Para Menlu ASEAN itu akan menyusun rekomendasi bagi para kepala negara tentang saat/timing yang tepat bagi penggabungan ketiga negara itu ke dalam ASEAN.

Alatas mengatakan keputusan tentang “timing” itu juga dilakukan dengan memperhatikan laporan Sekjen ASEAN Adjit Singh serta laporan para menteri ekonomi.

Menlu mengatakan perkiraan tentang pelaksanaan AFTA sekitar tahun 2007 atau 2008 oleh ketiga negara itu adalah karena ASEAN memberikan waktu penyesuaian 10 tahun bagi setiap negara anggota barunya.

Ia memberi contoh karena Vietnam bergabung ke dalam ASEAN tahun 1996 maka negara itu melaksanakan AFTA tahun 2006. Keenam negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Singapura, serta Thailand melaksanakan AFTA mulai tahun 2003.

Sementara itu, ketika menjelaskan kunjungan kehormatan Menlu Djibouti kepada Kepala Negara, Alatas menjelaskan negara Afrika itu ingin agar pengusaha-pengusaha Indonesia menanamkan modalnya di sana antara lain dengan membangun pabrik semen dan air mineral.  Berbagai produk itu tidak hanya bisa dipasarkan di Djibouti, tapi juga di berbagai Negara Afrika lainnya bahkan di Timur Tengah. Ketika ditanya tentang pemilu di Inggris, Alatas mengatakan Indonesia menyambut baik kemenangan Partai Buruh pimpinan Anthony Blair.

Sumber : ANTARA (02/05/1997)

__________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 343-344.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.