KABAKIN: CEGAH EKSES DINAMIKA

KABAKIN: CEGAH EKSES DINAMIKA

 

 

Jakarta, Antara

Badan Koordinasi Intelijens Negara (Bakin) memperkirakan situasi di dalam negeri akan tetap aman dan terkendali selama tahun 1990, walaupun mungkin akan terjadi dinamika di dalam masyarakat yang intensitasnya lebih tinggi dibanding tahun 1989.

Perkiraan keadaan tahun mendatang itu dijelaskan oleh Kepala Bakin Sudibyo kepada wartawan, menjelang berlangsungnya Sidang Kabinet Paripurna di Gedung Utama Sekretariat Kabinet, Kamis. Sidang itu dipimpin langsung oleh Presiden Soeharto.

“Intensitas dinamika itu bisa saja terasa tinggi. Selama hal itu tetap di dalam ‘rule of the game’ (peraturan yang berlaku), tentu merupakan hal yang wajar dan memang seharusnya demikian. Yang perlu dicegah adalah ekses dari dinamika itu,” kata Sudibyo.

Ia mengatakan, gerakan yang dilakukan mahasiswa akhir-akhir ini bukanlah merupakan gejolak tetapi sekadar merupak:an pencerminan dari dinamika itu.

Ketika ditanya wartawan apakah pencerminan dinamika mahasiswa itu akan meningkat selama tahun 1990, Kabakin mengatakan, “Saya kira tidak, karena di lingkungan mahasiswa sendiri mulai tumbuh pemahaman mengenai tugas, fungsi, serta bagaimana mereka seharusnya menyalurkan dinamika itu.” Ia juga mengatakan, dinamika itu hanya dilakukan oleh beberapa kelompok mahasiswa dan bukannya mahasiswa secara keseluruhan.

Sudibyo berpendapat, mahasiswa akan semakin menyadari jalur hukum yang bisa mereka manfaatkan untuk menyalurkan dinamika itu. Ia mengatakan, sebenarnya mahasiswa sendiri memang mendambakan untuk memanfaatkan jalur hukum itu.

Ketika ditanya tentang harapannya kepada masyarak:at, Sudibyo mengharapkan masyarakat dapat mempertahankan dan mengembangkan hasil pembangunan yang selama ini dicapai dengan kerja keras dan susah payah.

“Jangan sampai melakukan sesuatu yang pada akhirnya membawa kondisi yang sudah kita capai itu menjadi mundur,” kata Sudibyo.

 

 

Sumber :ANTARA (28/12/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 520-521.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.