JEMBATAN SUNGAI BARITO DUKUNG PELAKSANAAN PLG

JEMBATAN SUNGAI BARITO DUKUNG PELAKSANAAN PLG[1]

 

Banjarmasin, Antara

Jembatan Sungai Barito yang rencananya diresmikan Presiden Soeharto pada awal April memberikan banyak manfaat yang menguntungkan bukan hanya Provinsi Kalimantan Selatan tetapi juga Kalimantan Tengah.

“Manfaat lain yang nanti dapat dirasakan akan mempercepat pelaksanaan proyek lahan gambut (PLG) sejuta hektare untuk pertanian di provinsi Kalimantan Tengah.” kata Ketua DPRD Kalsel, Haji Ismail Abdullah di Banjarmasin, Selasa.

Proyek lahan gambut tersebut berada di Kabupaten Kuala Kapuas (Kalteng) yang lokasinya berdampingan dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola) Kalsel dimana proyek jembatan Barito tersebut dibangun.

“Selama ini angkutan menuju proyek lahan gambut selalu melalui air, karenajalan darat ke Palangkaraya ibu kota Kalteng sangat jauh dan relatif sulit, sedangkan ke Banjarmasin kendati dekat,tetapi belum adanyajembatan penghubung.” tambahnya, saat ditanya ANTARA berkenaan akan diresmikan jembatan menyeberangi Sungai Barito tersebut.

Dengan adanya hubungan darat tersebut maka berbagai peralatan berat dan ma­ terial lainnya untuk proyek nasional itu mudah diangkut dan akan mempercepat penyelasaiannya.

Menurut Ismail Abdullah, jembatan Barito merupakan prasarana yang sudah lama didambakan bukan oleh masyarakat Kalsel dan Kalteng tapi juga masyarakat Kalimantan secara keseluruhan karenajembatan ini bagian terpenting dari Lintas Kalimantan.

“Sektor-sektor yang akan terdorong oleh keberadaan jembatan ini selain transportasi juga sektor perekonomian, sosial budaya, pertahanan dan keamanan serta yang terpenting adalah lajunya sektor ekonomi.” katanya.

Jembatan Sungai Barito yang panjangnya 1.082 meter lebar 10,37 meter ini dibangun tiga tahun lalu dengan dana sekitar Rp 98 miliar merupakan jembatan terpanjang di tanah air saat ini.Jembatan inidibangun dengan model jembatan gantung dengan konstruksi beton dengan bantuan 56 buah kabel besar.

Sumber : ANTARA (24/03/1997)

__________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 288.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.