JANGAN TERPENGARUH BUJUKAN CALO TENAGA KERJA KE ARAB SAUDI

JANGAN TERPENGARUH BUJUKAN CALO TENAGA KERJA KE ARAB SAUDI

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto memberikan petunjuk agar calon angkatan kerja yang ingin bekerja di Arab Saudi untuk tidak terpengaruh bujukan calo tenaga kerja melalui iklan mereka. Hal ini dikemukakan Menteri Tenaga Kerja dan Koperasi Harun Alrasyid

Zain Sabtu pagi di Binagraha selesai melapor kepada Kepala Negara rencana kepergiannya ke Arab Saudi minggu depan.

Pada kesempatan pertemuannya dengan Kepala Negara, Harun Zain melaporkan berbagai macam persoalan yang menyangkut masalah dan kepentingan tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di Arab Saudi.

Melalui Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepala Negara menganjurkan para calon pekerja berhubungan dengan Departemen Tenaga Kerja dan Koperasi sebelum memulai kerjanya di Arab Saudi.

Harun Zain membenarkan, ia akan merundingkan berbagai masalah yang menyangkut ketenaga-ket.jaan dengan Menteri Perburuhan Arab Saudi, termasuk syarat yang diajukan agar tenaga kerja Indonesia tidak memperoleh kemalangan sewaktu berada di sana.

Masalah bonus yang harus diterima tenaga kerjlndonesia juga merupakan materi pembicaraannya selama berada di Arab Saudi selain situasi persaingan antara tenaga kerja asal Filipina, Pakistan, Korea dan negara lain yang mengekspor tenaga kerjanya ke negeri minyak itu.

Sebagian yang lapor kepada KBRI di Riyadh termasuk mereka yang terbujuk lewat calo yang mengusahakan keberangkatan mereka ke negara tersebut tanpa melewati prosedur resmi melalui Depnakertrans.

Masalah Perburuhan Indonesia

Harun Zain menyambut baik pengertian bersama yang berhasil dicapai pihak Kadin, PUSPI (Permusyawaratan Urusan Sosial Pengusaha Indonesia) dengan pihak FBSI mengenai masalah perburuhan, terutama sekitar pemecahan masalah merumahkan karyawan.

Selama ini, pengertian bersama itu jarang tercapai dania sangat menghargai sikap itu, katanya. (DTS)

Jakarta, Antara

Sumber: ANTARA (14/04/1979)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 486-487.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.