IRAK DAN PAPUA NUGINI BELAJAR PERTANIAN DI JABAR

IRAK DAN PAPUA NUGINI BELAJAR PERTANIAN DI JABAR[1]

 

Bandung, Antara

Dua negara anggota Non-Blok, Irak dan Papua Nugini, mengirimkan para petaninya untuk belajar pertanian dari Indonesia, yakni Jawa Barat, mengingat propinsi ini cukup berhasil dalam pembangunan pertaniannya.

Para petani magang dari negara Non-Blok tersebut, Kamis ikut dalam acara peringatan Hari Pangan se-Dunia tingkat Jawa Barat di halaman Gedung Sate Bandung.

Menurut Gubernur Jawa Barat R. Nuriana, para petani tersebut betjumlah 10 orang, yakni delapan orang dari Papua Nugini, dan dari Irak dua orang. Mereka melaksanakan magang di Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Gubernur R. Nuriana mengharapkan para petani itu dapat memetik pengalaman berharga untuk nantinya dapat diterapkan di negaranya masing-masing.

Dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Ukrnan Sutaryan, Gubernur Jawa Barat R. Nuriana mengatakan, Presiden Soeharto beberapa waktu lalu telah mendapat penghargaan dari FAO atas keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras, sehingga para petani dari Afrika dan beberapa negara Gerakan Non-Blok mengirimkan para petaninya untuk magang di Jawa Barat.

Dalam acara peringatan Hari Pangan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat Ukman Sutaryan menyerahkan 250 sepeda motor kepada petugas yang berhubungan dengan pertanian di Jawa Barat.

Kendaraan roda dua motor itu, sebanyak 190 motor untuk penyuluh pertanian, 30 motor untuk petugas pengamat hama, dan 30 motor petugas pengamat benih.

Sumber : ANTARA (17/10/1996)

___________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 776.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.