INDONESIA TANDATANGANI PINJAMAN OECF UNTUK 24 PROYEK

INDONESIA TANDATANGANI PINJAMAN OECF UNTUK 24 PROYEK[1]

 

Tokyo, Antara

Duta Besar Indonesia untuk Jepang Wisher Louis menandatangani perjanjian pinjaman lunak jangka panjang dalam rangka CGI dari Jepang bersama Direktur Dana Bantuan Ekonomi Luar Negeri Jepang (OECF) Akira Nishigaki di Tokyo, Rabu siang.

Pinjaman OECF tahun 1996 bernilai 190.05 miliar yen ini untuk membiayai 23 proyek serta satu program kemanusiaan yang disebut Sector Programme dengan menggunakan keuntungan dari selisih harga impor barang yang dibeli melalui pinjaman OECF.

Di antara 23 proyek tersebut terdapat sejumlah proyek lanjutan dari pinjaman tahun-tahun sebelumnya, misalnya proyek transmisi listrik Jawa-Bali, Pembangkit Listrik Tenaga Air di Sipansiheporas, Medan dan sejumlah proyek lain, di samping proyek baru . Melalui penandatanganan  pinjaman OECF kali ini Indonesia telah menerima pinjaman dana untuk membiayai 565 proyek yang seluruhnya bernilai 2,9 triliun yen (Rp 58 triliun).

Program Sektor merupakan cara OECF membantu mengentaskan kemiskinan, memperpendek jurang kaya-miskin, program  sosial untuk perawatan penyandang cacat, lanjut usia serta ibu hamil dan balita.

OECF menyediakan dana 16 miliar yen bagi Indonesia untuk mengimpor berbagai peralatan dan mesin serta menjualnya kembali di dalam negeri dan menggunakan laba penjualan tersebut untuk membiayai berbagai proyek kemanusiaan.

Akira Nishigaki mengatakan, paket bantuan ini antara lain untuk membiayai proyek irigasi guna meningkatkan produksi beras serta pembangunan kawasan timur Indonesia seperti yang disampaikan dalam pidato Presiden Soeharto pada Januari 1996.

Sementara itu Wisher Loeis atas nama bangsa dan rakyat Indonesia menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas kesediaan Jepang untuk terus memberikan dukungan dan bantuan dana, termasuk melalui program Bantuan Pembangunan Luar negeri (ODA).

Sumber : ANTARA (05/12/1996)

________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 522-523.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.