INDONESIA – PAPUA NUGINI RENCANAKAN PENANDATANGANAN PERSETUJUAN PERBATASAN

INDONESIA – PAPUA NUGINI RENCANAKAN PENANDATANGANAN PERSETUJUAN PERBATASAN

Papua Nugini dan Indonesia merencanakan akan menandatangani persetujuan barn mengenai pengaturan perbatasan antara kedua negara untuk mengganti persetujuan yang sekarang berlaku.

Persetujuan perbatasan sekarang ini dirundingkan antara Indonesia dengan Australia tahun 1974, sebelum kemerdekaan Papua Nugini.

Persiapan bagi penandatanganan persetujuan tersebut diharapkan dapat selesai akhir tahun ini.

Rencana mengganti persetujuan perbatasan ini dituangkan dalam komunike bersama antara Presiden Soeharto dan Perdana Menteri Michael Somare yang diumumkan Rabu pagi di Port Moresby menjelang berakhirnya kunjungan resmi kenegaraan Presiden RI selama tiga hari di Papua Nugini.

Komunike bersama ini dikeluarkan setelah Presiden Soeharto dari 4 sampai 6 Juni mengadakan perundingan resmi denganPM Somare dan para Menteri yang mengikuti rombongan Presiden mengadakan pembicaraan dengan para Menteri Papua Nugini.

Menko Polkam ketika mengumumkan komunike itu mengatakan, Presiden Soeharto dan PM Somare mencatat bahwa pembicaraan mereka lebih banyak ditekankan pada hubungan bilateral yang semakin berkembang diantara kedua negara.

Keinginan menjalin hubungan yang lebih erat itu terlihat dengan adanya rencana mengganti persetujuan perbatasan kedua negara. Lebih2 lagi persetujuan itu akan mencerminkan hasrat kedua negara untuk bekerjasama.

Dalam komunike itu disebutkan bahwa perundingan dilakukan dalam suasana persahabatan yang penuh keramah tamahan. Kedua pemimpin menyatakan kepuasan atas sikap kerjasama yang telah ditunjukkan pemerintah kedua negara dalam perundingan2 yang lalu dan sikap ini akan mendasari seluruh perundingan mengenai perjanjian baru ini. (DTS)

Port Moresby, Antara

Sumber: ANTARA (06/06/1979)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 83.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.