INDONESIA JANGAN TERPAKU PADA PASAR AS, EROPA DAN JEPANG

INDONESIA JANGAN TERPAKU PADA PASAR AS, EROPA DAN JEPANG[1]

 

Jakarta, Antara

Ketua Umum Kadin Indonesia Komite Timur Tengah Drs. Sudradjat DP mengingatkan agar pengusaha Indonesia tidak terpaku pada pasar Amerika Serikat, Eropa dan Jepang karena negara tersebut sering melakukan proteksi.

“Jepang, AS, dan Eropa sering melakukan proteksi guna melindungi industri dalam negerinya, oleh karenanya dianjurkan agar pengusaha Indonesia meningkatkan kerja sama perdagangan dengan negara-negara Organisasi Konfrensi Islam (OKI).” kata Sudradjat kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, sehubungan akan diadakannya Muktamar Kadin Islam ke-14 di Bandung 17 Oktober 1996.

Dikatakannya, negara-negara anggota OKI umumnya tidak terikat dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), sehingga produk Indonesia mempunyai peluang besar menembus pasar OKI.

Muktamar Kadin Islam ke-14 yang akan dibuka oleh Presiden Soeharto itu di samping akan dihadiri oleh anggota OKI juga akan hadir para pengusaha muslim dari Austria, AS, Pilippina, Swiss,dan pengusaha muslim Singapura.

Dalam Muktamar Kadin Islam ke-14 yang akan dihadiri juga pengusaha muslim dari negara non-OKI akan diupayakan agar terbentuk Perhimpunan Pengusaha Muslim Sedunia.

“Gagasan pembentukan Perhimpunan Pengusaha Muslim Sedunia pada dasarnya sudah disetujui oleh para anggota tinggal nanti disahkan pada mutamar tersebu.” katanya.

Negara-negara anggota OKI yang sudah menyatakan siap menghadiri muktamar tersebut tercatat 40 negara antara lain Bangladesh, Bharain, Brunei Darussalam, Cameroon, Mesir, Iran, Kuwait, Malaysia, Maroko, Nigeria, Oman, Pakistan, Saudi Arabia dan Turki.

Tinjau IPTN

Para peserta yang akan menghadiri Muktamar Kadin Islam ke-14 itu juga akan meninjau Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) dan Industri Telekomunikasi Indonesia (PT. INTI).

Dalam kunjungan ke IPTN diharapkan para pengusaha anggota OKI dapat melakukan negosiasi bila berminat membeli pesawat terbang buatan Indonesia.

Kegiatan lain di samping Muktamar Kadin Islam pada 24 Oktober 1996 akan diadakan pameran produksi negara anggota OKI.

“Diadakannya kegiatan pameran antara lain untuk meningkatkan kerja sama perdagangan antara sesama negara anggota OKI.” kata Sudradjat.

Sumber : ANTARA (09/10/1996)

_______________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 441-442.

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.