INDONESIA DIPERHITUNGKAN DALAM EMPAT FAKTOR

INDONESIA DIPERHITUNGKAN DALAM EMPAT FAKTOR[1]

 

Padang, Antara

Menko Kesra, Ir. Azwar Anas, mengatakan, memasuki abad XXI yang disebut era globalisasi dan pasar bebas menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara yang sangat diperhitungan oleh negara-negara luar yang khawatir dan takut tersaingi.

“Ada empat faktor yang menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara yang di perhitungkan bahkan ditakuti oleh negara asing menjelang abad XXI.” ujar Azwar Anas pada Musyawarah Besar Luar Biasa Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat.

Berbicara di hadapan sekitar 1.000 orang pemangku adat dan “kaum cerdik pandai” di Sumatera Barat, Padang, Selasa, menteri menyebutkan, masalah pertama yang dikhawatirkan adalah letak Indonesia yang sangat strategis karena berada pada posisi silang.

“Indonesia yang terletak di antara dua benua besar dan dua lautan luas menjadi sangat strategis dan menguntungkan, jika ditinjau dari beberapa aspek, mulai dari aspek ekonomis sampai pertahanan keamanan (Hankam), sementara era globalisasi itu sendiri ditandai dengan kebangkitan Asia Pasifik.” katanya.

“Faktor kedua karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar dan tersebar di belasan ribu pulau yang dimilikinya, yang pada suatu saat bakal menjadi tumpuan bagi pemenuhan kebutuhan bangsa lain di dunia. Faktor ketiga adalah yaitu besarnya jumlah sumber daya manusia yang dimiliki Indonesia, bahkan dengan penduduknya yang 200 juta jiwa lebih menjadikan Indonesia merupakan negara keempat terbesar di dunia.” jelas Menko Kesra.

“Belum lagi karena sebagian besar dari 200 juta jiwa lebih penduduk Indonesia itu terdiri dari para pemeluk agama islam, sehingga menjadikan Negara ini sebagai negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia, meski bukan negara Islam.” katanya.

“Faktor keempat yang juga diperhitungkan masyarakat di luar negeri yaitu kemampuan kepemimpinan nasional Indonesia yang tidak saja diakui di dalam negeri, tetapi juga diakui oleh bangsa-bangsa lain di dunia, terutama setelah Presiden Soeharto berhasil memimpin negara Non Blok beberapa waktu lalu.”

“Kepemimpinan nasional sering jadi bahan perbincangan bahkan jadi contoh bagi negara-negara lain, sehingga tidak jarang pula negara asing bertanya dan belajar bagaimana Indonesia mampu mempersatukan berbagai suku bangsa dan bahasa serta agama dalam Negaranya.” jelas Azwar Anas.

Keempat faktor yang menjadikan Indonesia sebagai tumpuan kekhawatiran pihak luar itu, menurut Azwar, merupakan potensi besar yang dimiliki bangsa, yang jika mampu dikembangakan secara optimal bisa menjadikan Indonesia sebuah negara besar yang disegani di dunia.

“Tetapi segelintir bangsa lain justru menilai potensi yang yang dimiliki bangsa Indonesia itu sebagai ancaman, padahal anggapan itu sama sekali tidak benar. Karenanya, tidak salah jika kita selalu waspada terhadap gejolak-gejolak yang terjadi belakangan ini, yang disulut dari berbagai kelemahan yang memang masih ada.” katanya.

Sumber : ANTARA (08/04/1997)

______________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 788-789.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.