INDONESIA DAN RRDK PUNYA BANYAK TITIK PERSAMAAN

PRESIDEN: INDONESIA DAN RRDK PUNYA BANYAK TITIK PERSAMAAN

Indonesia dan Republik Rakyat Demokrasi Korea mempunyai banyak titik persamaan baik di bidang perjuangan untuk mencapai kemerdekaan nasional masing­masing, maupun aspirasi dibidang pembangunan nasional dan kerjasama internasional.

Hal itu diungkapkan Presiden Soeharto dalam pidatonya pada upacara penyerahan surat2 kepercayaan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RRDK untuk Indonesia Pak Min Sob di Istana Merdeka, Rabu pagi.

Letak geografis tidak merupakan halangan untuk mengembangkan persahabatan dan kerjasama antara bangsa Indonesia dan RRDK, demikian menurut Kepala Negara.

Presiden lebih lanjut mengatakan bahwa kedua bangsa ini sama2 melanjutkan perjuangan untuk membangun negara masing2 menurut tujuan2 dan cara2 yang dianggap baik demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat masing2.

Ia menekankan bahwa untuk kelancaran pembangunan keduanegara diperlukan kerjasama antara bangsa2 dan perdamaian di dunia.

Perdamaian dunia yang dicita2kan bangsa Indonesia adalah perdamaian sejati yang hanya bisa terwujud dalam suatu tata pergaulan antara bangsa2 yang penuh rasa persahabatan, saling hormat menghormati, tanpa mencampuri urusan dalam negeri masing2 dan saling bekerja sama, kata Presiden.

Indonesia menghendaki perdamaian dunia yang harus dapat membebaskan umat manusia dari peperangan maupun dari keterbelakangan dan kekurangan, demikian Presiden.

Terwjudnya perdamaian dan pembangunan bangsa2 itulah tugas bersama seluruh umat manusia dewasa ini, kata presiden sambil menambahkan

"saya melihat kedua bangsa kita memiliki kesempatan dan kemauan untuk saling membantu dan bertukar pengalaman dibidang pembangunan”.

Presiden dalam kesempatan itu menyampaikan salam hangatnya kepada Presiden RRDK Kim II Sung sambil menyatakan terima kasihnya atas salam persahabatan Kim II Sung kepada dirinya, pemerintah dan rakyat Indonesia.

Sementara itu, Duta Besar Pak Min Sob dalam pidatonya mengatakan terima kasihnya atas simpati danpengertian pemerintah/bangsa Indonesia terhadap perjuangan rakyat Korea dan menganggap persahabatan dan solidaritas dengan rakyat Indonesia merupakan modal bagi memperkuat persahabatan dan pembangunan kedua bangsa. (DTS)

Jakarta, Antara

SUMBER: ANTARA (12/07/1978)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 678-679.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.