IKRAR ULAMA – ULAMA DI JAWA TENGAH DUKUNG KEPEMIMPINAN PRESIDEN SOEHARTO

IKRAR ULAMA – ULAMA DI JAWA TENGAH DUKUNG KEPEMIMPINAN PRESIDEN SOEHARTO

Para ulama di Jawa Tengah sepakat dan sependapat agar Jenderal Purnawirawan Soeharto mendapat gelar "Bapak Pembangunan Nasional" demikian antara lain ikrar para ulama di Jawa Tengah yang diwakili oleh sembilan ulama dipropinsi itu, dihadapan Menteri Agama H. Alamsyah Ratu Perwiranegara dan Gubernur Jawa Tengah H. Soepardjo di masjid Baiturrahman Semarang, Senin.

Ikrar yang diberikan oleh para ulama tersebut, dalam rangkaian silaturrahmi dengan Menteri Agama.

Secara tulus dan kepercayaan yang mendalam para ulama di Jawa Tengah mengharapkan, agar Jendral TNI Purnawirawan Soeharto dapat terpilih lagi menjadi Presiden Republik Indonesia untuk masa pengabdian 1983-1988 yang akan datang.

Kesembilan ulama yang mengatasnamakan para ulama di Jateng mengeluarkan ikrar dan ikut menandatanganinya, yaitu KH.Moh.Sowwam (Semarang), H.Moh. Thoyib (Semarang), H.Moh.Muslim (Banyumas), H.Amir Ra’sum (Kalteng), KH.Syahlan Rosyidi (Surakarta), KH. Nasir Harun (Brebes), KH. Zubair (Salatiga) KR.Hasan Basri (Demak), KH. Mansur (Ambarawa).

Dengan dilandasi perasaan yang tulus penuh kesadaran, ulama-ulama di Jateng menyampaikan penghargaan setinggi tingginya terhadap kebijaksanaan kepemimpinan Jenderal Purnawirawan Soeharto, karena telah berhasil keluar dari bencana atheisme dan sekularisme serta berhasil dalam memimpin pembangunan nasional baik dibidang fisik, material maupun dibidang agama serta mental spiritual.

Sebagai kepala pemerintahan, yang telah memperkenalkan sistem Inpres, Insus dan lain-lain yang nyata-nyata mendorong serta mengilhami berbagai kegiatan pembangunan fisik maupun mental, dan menumbuhkan rasa tenteram dikalangan umat. (DTS)

Semarang, Antara

Sumber: ANTARA (09/11/1981)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku VI (1981-1982), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 252-253.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.