HUBUNGAN BAIK INDONESIA – RFJ LEBIH DIPERERAT

HUBUNGAN BAIK INDONESIA – RFJ LEBIH DIPERERAT

Presiden Soeharto Selasa pagi di Istana Merdeka menerima surat-surat kepercayaan Dubes Republik Federasi Jerman (RFJ) yang baru untuk Indonesia Dr. Hans Joachimhallier menggantikan Gunther Schoedel yang sudah berakhir masa tugasnya.

Presiden dalam pidato balasannya menyambut gembira pengangkatan dubes baru tersebut atas dasar kenyataan hubungan persahabatan dan saling pengertian antara ke dua negara selama ini berjalan dengan memuaskan.

Hubungan baik ini telah memperlancar, kerjasama antara kedua negara yang bermanfaat bagi ke dua belah pihak. Namun Presiden mengharapkan hubungan baik tersebut harus lebih di pererat lagi dimasa mendatang sehingga rakyat kedua negara dapat menjawab kebutuhan dan tantangan jaman di depan kita.

Presiden mengemukakan pula keijasama regional yang telah berjalan dalam wadah ASEAN dengan maksud meningkatkan kerjasama antara anggotanya dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional di berbagai bidang kehidupan.

Kerjasama regional dalam wadah ASEAN ini dilakukan juga dengan tujuan memperlancar dan mensukseskan usaha2 pembangunan di Indonesia sendiri.

Dalam hubungan kerjasama regional ini.Presiden menyambut gembira bahwa dian tara ke dua negara dan juga diantara kedua organisasi regional ASEAN dan MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) juga terjalin hubungan persahabatan yang mesra yang diyakininya akan merupakan landasan kuat meningkatkan kerjasama diantara kedua belah pihak, khususnya di bidang ekonomi dan teknologi

Presiden menjelaskan pula bahwa bangsa Indonesia sejak belasan tahun lalu melaksanakan usaha besar, pembangunan secara terencana dan bertahap dalam rangka mewujud kan cita2 nasional menciptakan kemajuan dan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Sekarang kita sedang menjalani tahun ke dua Repelita III," demikian Presiden.

Upacara penerimaan surat2 kepercayaan Dubes RFJ yang baru itu, dihadiri menteri Luar Negeri Mochtar Kusumaatmadja, Mensesneg Soedharmono SH dan pejabat pemerintahan lainnya. (DTS).

Jakarta, Antara.

Sumber: ANTARA (25/03/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 557-558.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.