HONGARIA OPTIMIS HUBUNGANNYA DENGAN RI SEGERA MENINGKAT

HONGARIA OPTIMIS HUBUNGANNYA DENGAN RI SEGERA MENINGKAT

Jakarta, Antara

Pemerintah Hongaria merasa optimis bahwa peningkatan hubungan negara itu dengan Indonesia di berbagai bidang antara lain politik, ekonomi, perdagangan dan pariwisata akan terwujud dalam waktu yang tidak begitu lama.

Menteri Luar Negeri Hongaria, Dr. Peter Varkonyi pada akhir kunjungan resminya selama beberapa hari di Indonesia mengatakan kepada wartawan di hotel Hyatt Aryaduta, Jakarta Sabtu siang bahwa ia lebih menekankan pembicaraannya di bidang ekonomi dan perdagangan dengan beberapa pejabat Indonesia.

"Secara keseluruhan saya merasa puas atas pembicaraan saya dengan Presiden Soeharto, Menlu Mochtar Kusumaatmaja dan beberapa pejabat Indonesia lainnya dimana pada kesempatan itu kami juga membahas masalah-masalah internasional," kata Varkonyi.

Hubungan politik antara kedua negara berlangsung cukup baik, tetapi masih terdapat ketidak seimbangan yang menyolok pada neraca perdagangan yang sampai sekarang selalu menguntungkan Indonesia, lanjutnya.

Untuk memperbaiki ketidak seimbangan neraca perdagangan tersebut, Hongaria perlu melakukan sebanyak empat atau lima kali ekspor produknya ke Indonesia, kata Varkonyi tanpa menyebutkan jenis produk yang akan diekspor negara itu.

Tetapi ia mengatakan sesuai kemampuan dan pengalaman negara itu terutama dalam pembuatan alat-alat industri berat, ia melihat adanya kemungkinan untuk memasok sejenis mesin yang dapat digunakan dalam pengendalian air di beberapa objek wisata di Indonesia.

Selanjutnya ia mengatakan, "tujuan pembicaraan saya bukan sekedar memperbaiki neraca perdagangan antara kedua negara tetapi kami lebih mengutamakan perluasan kegiatan ekonomi dan perdagangan." Hubungan Hongaria dengan negara-negaraASEAN lainnya juga berjalan cukup baik, tambah Varkonyi.

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA (27/02/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 36-37.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.