HASIL REPELITA BERIKAN HARAPAN DAN KEPERCAYAAN

HASIL REPELITA BERIKAN HARAPAN DAN KEPERCAYAAN [1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto mengatakan, bahwa melihat hasil2 yang telah dicapai selama pelaksanaan repelita sampai sekarang, terdapat cukup alasan memandang masa depan dengan harapan dan kepercayan.

Dalam menyampaikan keterangan pemerintah mengenai RAPBN tahun 1973/1974 pada sidang DPR RI, Senin pagi di gedung DPR Senayan, Jakarta, Presiden selanjutnya mengatakan bahwa harapan mengenai masa depan itu karena hasil2 yang telah dicapai selama ini dan adanya kepercayaan masa depan yang didasarkan atas kemampuan mengatasi kesulitan2 masa silam.

Menurut Presiden bukan hanya stabilitas ekspansi yang telah dapat diperkuat, akan tetapi juga pertumbuhannya kian membesar.

Gambaran yang bertambah baikpun dapat dilihat dalam kehidupan politik, ketertiban dan keamanan, kehidupan antar golongan yang lebih serasi dan lain2 perbaikan dalam tatanan kehidupan social.

Dibidang politik luar negeri, oleh Presiden dikatakan bahwa pengertian dunia luar terhadap Indonesia kian hari kian bertambah besar.

Banyak diantara negara2 sesungguhnya mengharapkan peranan Indonesia yang lebih besar dalam percaturan politik dunia, khususnya diwilayah Asia Pasifik ini, demikian Presiden.

Jangan Kehilangan Kepercayan pada Diri Sendiri

Presiden selanjutnya mengatakan bahwa kita harus terus menerus meneliti kekurangan, kelemahan2 dan kegagalan2, tetapi jangan hendaknya hal ini membuat kita kehilangan kepercayaan pada diri sendiri.

Pembangunan memerlukan kesabaran dan ketekunan. Dalam beberapa hal kita juga harus mau memberikan pengorbanan2 yang sering kali tidak terelakkan. Untuk mencapai kemajuan yang lebih besar satu dgn sektor mungkin tertinggi, atau kadang2 perlu dirombak sama sekali.

Dalam hal demikian pembangunan juga berarti kepedihan, tetapi kita harus kuat menahan kepedihan itu karena justru diperlukan untuk menyehatkan dan mempercepat pertumbuhan bangsa. Demikian Presiden Soeharto. (DTS)

Sumber: ANTARA (08/01/1973)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku III (1972-1975), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 68-69.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.