HARSONO: TIDAK PERLU BANYAK SEMINAR & RAKER

HARSONO: TIDAK PERLU BANYAK SEMINAR & RAKER

Wakil Ketua Fraksi Karya Pembangunan RM Harsono mengatakan hari ini di DPR Senayan, banyak hal-hal yang tidak perlu diseminar-diseminarkan, tak perlu diraker­raker yang tak perlu dilokakarya di lokakarya dan sebagaimana.

Banyak sudah diikuti dan dilihat seminar-seminar, raker dan lokakarya, namun tidak kita lihat tindak lanjutnya dalam arti realisasi hasilnya yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, katanya.

Jika ada sesuatu seminar, raker, lokakarya dan semacamnya itu yang telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, maka hasilnya benar-benar hanya untuk kepentingan masyarakat bangsa dan negara. hasilnya itu hendaknya benar-benar dapat memecahkan sesuatu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat bangsa dan negara katanya menandaskan.

Dia menilai ada tiga macam tujuan dari sesuatu seminar raker dan lokakarya selama ini yakni pertama untuk sekedar menghabiskan sisa anggaran pada akhir tahun anggaran sehingga diadakan kongko-kongko dan kumpul-kumpul kedua dengan maksud untuk menonjolkan keahlian dan ketiga adalah untuk memecahkan sesuatu problema permasalahan yang sedang dihadapi/dirasakan oleh masyarakat bangsa dan negara.

“Saya kira yang ketiga itulah yakni untuk memecahkan sesuatu problema yang tepat dan yang harus didukung,” katanya.

Oleh karena itu perlu diteliti macam-macam seminar raker lokakarya dan semacamnya itu, mana yang benar-benar penting dengan hasil-hasil yang nyata lagi memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat bangsa dan negara kita, demikian Harsono RM.

Instruksi Presiden Soeharto agar dalam Repelita III mendatang kegiatan seminar, rapat kerja, lokakarya dan kegiatan semacamnya harus dikurangi karena yang penting adalah mengambil langkah-langkah nyata dilapangan tentang apa yang sudah diseminarkan sebelumnya telah mendapat sambutan dan dukungan sepenuhnya di DPR RI.

Wakil ketua FKP untuk bidang Industri dan Pembangunan itu membenarkan kenyataan selama ini, banyak kegiatan-kegiatan seminar raker lokakarya dan semacamnya itu sekedar menghabiskan sisa anggaran pada sesuatu Departemen atau sesuatu instansi pada akhir tahun anggaran yang apabila tidak dimanfaatkan akan hangus. Disinilah terletak kekeliruan berfikir, kata tokoh FKP tersebut. (DTS)

Sumber: MERDEKA (27/03/1979)

Jakarta, Merdeka

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 54-55.

[delay +1 hour)

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.