HARMOKO DIDUKUNG, HARTONO ANGGAP DPR TAK BISA JATUHKAN PRESIDEN

HARMOKO DIDUKUNG, HARTONO ANGGAP DPR TAK BISA JATUHKAN PRESIDEN[1]

 

Jakarta, Republika

Pernyataan Ketua MPR/DPR RI H Harmoko yang mengharapkan agar Presiden Soeharto segera mundur darij abatannya selaku Presiden RI, mendapat tanggapan banyak pihak.

Mendagri Hartono mengatakan, DPR tidak bisa menjatuhkan Presiden. Presiden juga tidak bisa menjatuhkan DPR.

“Kita semua sepakat bahwa yang hanya bisa menjatuhkan presiden adalah sidang istimewa MPR.” kata Mendagri usai menghadap Presiden semalam.

Sedang Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai prakarsa DPR itu merupakan langkah konstitusional untuk mengatasi kritis saat ini. Komnas sendiri, menurut Wakil Ketua II Marzuki Darusman, mengaku pihaknya sebelumnya sudah mengambil jalan serupa dengan DPR.

“Jadi kita senada.” kata Marzuki didampingi Wakil Ketua I Miriam Budiardjo dan Sekjen Baharuddin Lopa serta beberapa anggota.

Komnas telah berkirim surat kepada Presiden Soeharto. Surat yang diserahkan 16 Maret lalu itu berisi bahwa perlu dilaksanakan penataan kembali kepemimpinan nasional secara menyeluruh. Dan untuk melaksanakan reformasi diperlukan kepemimpinan nasional yang bersih, berwibawa, dan bertanggungjawab.

Komnas berpendapat tidak tertutup kemungkinan pelaksanaan Sidang Umum MPR sebagai mekanisme peralihan jabatan menyusul turunnya Soeharto dari kursi Presiden. Mantan anggota DPR RI Sabaru Sirait menilai pernyataan Ketua DPR RI itu sebagai bukti keberhasilan gerakan mahasiswa Indonesia.

“Yang berhasil itu mahasiswa, bukan Golkar, PDI, ataupun PPP.” katanya.

Menindaklanjuti pernyataan itu, Sabaru berpendapat untuk saat ini, jangan berkelahi mencari Presiden dan Wapres.

“Yang penting suksesi dilakukan, reformasi jalan terus.” kata mantan anggota FPDI ini.

Pengacara senior Adnan Buyung Nasution mengatakan sudah saatnya Pak Harto lengser keprabon saat ini. Menurutnya, bila Pak Harto tidak mundur saat ini, maka akan berdampak pada pecahnya persatuan bangsa.

“Kalau bisa dalam minggu ini.” katanya usai bertemu dengan Menko Ekuin Ginandjar Kartasasmita, kemarin (19/5).

Buyung mengatakan saat ini bangsa Indonesia sedang berpacu dengan waktu. Kondisi ekonomi, katanya, harus segera diselamatkan.

“Kita berpacu dengan ekonomi yang semakin parah, dan rakyat makin marah.” katanya.

Bila Pak Harto tidak segera mundur, katanya, maka persatuan bangsa bisa tercabik-cabik. Bila Pak Harto ‘ngotot’ tidak mau melepaskan jabatannya, sementara tuntutan masyarakat semakin besar, maka yang terjadi adalah keadaan yang tidak terkendali.

“Gerakan akan makin menggelundung dan menggelombang dan bisa tidak terkendali.” katanya.

Apalagi, tambah Buyung, bila sampai ABRI yang terpecah. Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya DR Daniel T Sparringa menilai harapan DPR RI yang meminta Presiden Soeharto untuk meletakkan jabatan demi persatuan dan kesatuan bangsa merupakan jalan konstitusional bagi suksesi kepemimpinan nasional.

“Saya kira, harapan DPR itu ditunggu Pak Harto, karena beliau menghendaki untuk terjadinya proses konstitusional bagi suksesi. Pak Harto memang menunggu hal itu agar semuanya berjalan konstitusional dan damai.” katanya di Surabaya, Senin.

Ketika ditanya tentang kandidat pengganti Pak Harto apabila DPR memang memproses suksesi kepemimpinan nasional, ia mengatakan hal itu terserah kepada rakyat. Kalangan mahasiswa di Surabaya menyambut baik harapan DPR RI untuk meminta Presiden Soeharto agar mengundurkan diri demi persatuan dan kesatuan bangsa.

Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Timur (Badko HMI) Nur Muhidin di Surabaya, Senin, mengatakan pernyataan tersebut sangat baik dan menjadi “tanda” sebelum ada keputusan yang terencana.

Sumber : REPUBLIKA (19/05/1998)

______________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 366-367.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.