HARI INI PRESIDEN SOEHARTO BERTOLAK KE MESIR HADIRI KTT G-15

HARI INI PRESIDEN SOEHARTO BERTOLAK KE MESIR HADIRI KTT G-15[1]

 

Jakarta, Republika

Pagi ini sekitar pukul 08.00 WIB, Presiden Soeharto beserta rombongan menurut rencana akan bertolak ke Kairo, Mesir guna menghadiri KTT G-15 ke-8 yang berlangsung 11-13 Mei mendatang.

Dalam penjelasannya kepada wartawan seusai sidang kabinet bidang Ekuin Rabu lalu, Mensesneg Saadillah Mursjid menyatakan, selain akan menghadiri KIT G-15, Presiden juga akan melakukan kunjungan kenegaraan kepada Presiden Mesir Husni Mubarak.

Menurut Menlu Ali Alatas, KIT ini merupakan pertemuan tingkat tinggi yang cukup penting karena merupakan tindak lanjut dari pertemuan Kelompok 15 yang baru-baru ini berlangsung di Kuala lumpur, Malaysia.

“Pertemuan, akan membahas perkembangan-perkembangan terakhir dalam perekonomian dunia juga perkembangan terakhir dalam pasar uang internasional,” katanya.

Pertemuan ini, lanjutnya, juga mempunyai dampak terhadap posisi negara-negara Kelompok 15 dalam menghadapi pertemuan tingkat Menteri WTO yang akan berlangsung di Jenewa bulan depan.

Menlu menjelaskan, masalah-masalah yang berkenaan dengan krisis moneter dan ekonomi di Asia, seperti halnya KIT di Kuala Lumpur, akan menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan tersebut.

“Di samping itu tentunya masalah-masalah pokok negara Kelompok 15 ini tidak akan terlupakan, seperti bagaimana meningkatkan kerja sama Selatan-Selatan, bagaimana meningkatkan interaksi dengan negara-negara Utara,” kata Alatas.

Menurut Menlu Ali Alatas sebelum pertemuan puncak, seperti biasanya KIT akan didahului serangkaian pertemuan. Pertemuan-pertemuan mulai dari pertemuan kalangan swasta, para wakil pribadi kepala negara dan pemerintahan, para menteri perdagangan dan ekonomi, serta pertemuan para menteri luar negeri.

“Karena tugas-tugas di dalam negeri yang mendesak kali ini Menteri Perdagangan dan Perindustrian kita (Mohammad Hasan, Red) tidak akan ikut. Jadi, akan diwakili oleh salah seorang pejabat tinggi. Dengan demikian kali ini kunjungan Presiden itu hanya akan didampingi dua menteri, Mensesneg dan Menlu saja,” papar Menlu Alatas.

Kunjungan ke Mesir ini, merupakan kunjungan Pak Harto ke luar negeri pertama sejak terpilih kembali sebagai Presiden, dan merupakan kunjungan Presiden Soeharto yang kedua kalinya secara resmi ke Mesir, yaitu pada tahun 1977.

“Kunjungan ini juga dapat dikatakan merupakan kunjungan balasan terhadap kunjungan Presiden Husni Mubarak ke Indonesia 1983.”

Menurut Alatas, dengan Mesir memang kita telah banyak memiliki persetujuan, terakhir adalah persetujuan untuk mempromosikan investasi.

“Dengan demikian maka diharapkan bahwa kunjungan ini akan dapat meningkatkan kerja sama dan meningkatkan persahabatan kedua negara,” tutur Menlu sambil menambahkan kunjungan Presiden kali ini tanpa didampingi putra/putri.

(dam/ris)

Sumber: REPUBLIKA (09/05/1998)

_________________________________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 270-271.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.