H SOEHARTO DAN HJ TIEN SERAHKAN WAKAF RP 20 JUTA

H SOEHARTO DAN HJ TIEN SERAHKAN WAKAF RP 20 JUTA

 

 

Jakarta, Antara

Haji Soeharto dan Hajjah Tien Soeharto menyerahkan wakaf Rp 20 juta bagi Pengurus Besar Mathia’ul Anwar, yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pendidikan serta kesejahteraan ummat Islam.

Penyerahan wakaf itu diserahkan Presiden Soeharto sebagai muslim ketika menerima pimpinan Mathla’ul Anwar di Bina Graha, Sabtu pagi, kata Ketua Dewan Pembina organisasi ini, Alamsyah Ratu Perwiranegara kepada pers seusai acara itu. Alamsyah, mantan Menko Kesra dan Menteri Agama, mengatakan wakaf Rp 20 juta itu masing-masing diberikan oleh H Soeharto dan Ibu Tien Soeharto.

Alamsyah yang didampingi Ketua Umum Mathia’ul Anwar Irsyad Djuwaeli serta Direktur Utama BRI Kamardy Arief menemui Kepala Negara untuk melaporkan kerja sama mereka untuk mengumpulkan dana terutama dari ummat Islam.

Dirut BRI Kamardy Arief yang mendampingi Alamsyah mengatakan setiap sumbangan itu akan disimpan di bank pemerintah ini. Wakaf itu sendiri tidak akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pendidikan ummat Islam atau membantu para pengusaha.

Kamardy menjelaskan semua sumbangan itu disimpan dan menjadi dana abadi. Bunganyalah yang akan dipakai untuk membiayai berbagai kegiatan itu. Ia menyebutkan 4.200 unit BRI akan dikerahkan untuk mengumpulkan wakaf atau hibah itu. Kegiatan ini dilakukan di seluruh tanah air karena potensi terbesar berada di daerah pedesaan.

Kepada Presiden dilaporkan bahwa program Simpanan Pedesaan (Simpedes) berhasil mengumpulkan dana Rp 2,1 triliun. Kepala Negara minta Kamardy agar kepada setiap penyumbang diberikan tanda terima sehingga mereka benar-benar yakin bahwa uang itu telah disetorkan serta akan digunakan sebaik-baiknya.

 

 

Sumber : ANTARA (02/11/1991)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIII (1991), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal.719-720.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.