GEJALA POKOK PERKEMBANGAN DUNIA

GEJALA POKOK PERKEMBANGAN DUNIA

Ada beberapa gejala perkembangan dunia yang dikemukakan Presiden Suharto ketika melantik empat Dutabesar yang akan ditempatkan diluar negeri.

Diantaranya: proses dekolonisasi yang memungkinkan hampir berakhirnya penjajahan politik di dunia; adanya peredaan ketegangan internasional dengan meningkatnya pendekatan antara negara-negara besar; ummat manusia berjuang untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik. Ketiga gejala itu memang nampak jelas dalam pertumbuhan dunia hari ini, namun bukan hanya ketiga gejala itu saja.

Dekolonisasi politik memang berjalan pesat, sejak Konferensi Asia-Afrika di Bandung menyatakan perlawanan untuk menghancurkan penjajahan. Tapi dekolonisasi itu berjalan paralel dengan perjuangan agung untuk dekolonisasi ekonomi.

Tidak mungkin bangsa-bangsa hanya menikmati kemerdekaan politik saja, sedangkun ekonominya dikuasai kekuatan-kekuatan neo-kolonial lewat MNC. Ini salah satu gerak penting bagi perkembangan dunia hari ini.

Substansi lain dari kemerdekaan politik ialah tegaknya kemerdekaan nasional yang berlandaskan kerakyatan. Nilai-nilai kerakyatan telah membentuk jalan hidup kemerclekaan bangsa-bangsa dan itu bukan hanya berlaku bagi negara-negara muda dan negeri-negeri berkembang.

Negara-negara tua dan mantap juga mulai menghayati pasang naik tuntutan kerakyatan itu. Ini dapat ditandai pula di Amerika Serikat. Tampilinya Jimmy Carter adalah bukti dorongan populisme yang kuat pada pertumbuhan dan gaya politik:Amerika. Kerakyatan kini sedang semakin berkembang luas di dunia dan ini adalah suatu gejala penting dunia hari ini.

Segi lain ialah hancurnya ketidakadilan. Susunan-susunan, ide-ide, tujuan-tujuan, kekuasaan-kekuasaan yang mewakili semua dan diperangi oleh kemanusiaan dewasa ini.

Perjuangan internasional untuk menegakkan Tata Ekonorni Dunia Baru dan Tata lnformasi Dunia Baru, melawan penindasan, diskriminasi, dan semua praktek yang tidak adil di muka bumi telah menjadi arus vital perjuangan bangsa-bangsa dewasa ini.

Ini suatu manifestasi utama dari gerak dan tindak kebangunan dari rakyat-rakyat yang tertindas selama ini.

Dalam kaitan inilah akan tampak dengan jelas momentum politik, ekonomi dan budaya yang telah mengembangkan kemajuan nyata dari negeri-negeri berkembang.

Kemajuan iniadalah bukti benarnya langkah perjuangan yang ditempuh oleh bangsa­bangsa yang tertindas dan terbelakang dari berbagai bagian dunia untuk mencapai emansipasi yang menjadi pokok cita-cita kemerdekaan nasionalnya.

Seluruh momentum itu bersumber pada amanat penderitaan rakyat dari bangsa-bangsa tadi, yang telah diterjemahkan dan diejawantahkan menjadi suatu revolusi kehidupan dengan tuntutan-tuntutan yang luas dan meningkat Yang telah membentuk salah satu dimensi yang sangat penting dari perkembangan kehidupan ummat manusia kini.

Tugas para diplomat kita yang dikirim untuk mewakili Indonesia di Forum Internasional tidak sekedar mencatat dan memperhatikan arus-arus pokok yang menandai perubahan-perubahan besar tadi, tetapi juga merekam aspek-aspek substansi yang menurut dibawah permukaan arus-arus pokok tadi dan berbagai proses yang dihasilkannya.

Dari sana kita bisa mendapat bahan perbandingan dan pelajaran bagaimana kita bisa belajar dari perkembangan internasional hal-hal yang berguna untuk mengantar bahtera negara kita menuju masyarakat adil makmur. (DTS)

Jakarta, Merdeka

Sumber: MERDEKA (09/10/1979)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 180-181.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.