GAJI POKOK PEJABAT PEMDA DKI AKAN DISUMBANGKAN KEPADA NEGARA SELAMA SATU TAHUN

GAJI POKOK PEJABAT PEMDA DKI AKAN DISUMBANGKAN KEPADA NEGARA SELAMA SATU TAHUN[1]

 

Jakarta, Business News

Pejabat di lingkungan Pemda DKI akan menyerahkan gaji pokoknya selama satu tahun untuk disumbangkan kepada negara dalam membantu warga masyarakat miskin akibat krisis moneter yang berkepanjangan. Pemotongon gaji tsb akan dilakukan mulai dari Gubernur, para Wagub, Kepala Dinas/ Kepala Biro bahkan kalau mungkin sampai pegawai negeri golongan IV Pelaksanaannya masih menunggu hasil penelitian yang diharapkan minggu depan sudah rampung.

Menurut Asisten Sekwilda DKI Jakarta Ir. Fauzi Bowo yang mendampingi Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso ketika meninjau Kebun Binatang Ragunan Kamis mengatakan, bila pelaksanaan pemotongan gaji karyawan di lingkungan Pemda DKI tersebut berjalan mulai dari Gubernur sampai pegawai golongan IV, diperkirakan jumlahnya relatif cukup besar karena golongan IV di lingkungan Pemda DKI jumlahnya cukup banyak. Namun pemotongan gaji tsb tidak akan dilakukan secara paksa dan hanya dilakukan sesuai dengan kesediaan ybs.

RAGUNAN AGAR DITATA KEMBALI

Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pada kesempatan tsb minta agar Kebun Binatang Ragunan ditata kembali. Saat ini terlihat kesan banyak bangunan yang dipergunakan untuk jual souvenir makan minuman dsb. Akibatnya terlihat kesan kotor dan mesum. Bangunan untuk penjualan makanan minuman diperlukan untuk pengunjung namun perlu ditata kembali sehingga taman kebun binatang itu menjadi hijau kembali.

Gubernur juga mengakui biaya untuk operasional pemeliharaan kebun binatang cukup besar dan dari hasil pendapatan belum mencukupi. Sehingga Pemda DKI Jakarta selalu memberi subsidi. Karena itu menurut Gubernur wajar saja kalau pihak Badan Pengelola Kebun Binatang menaikan harga tanda masuk,

“Kalau tarif menjadi hanya Rp.1000 itu wajar.” Katanya.

Sumber : BUSINESS NEWS (20/03/1998)

__________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 885.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.