DUNIA SAMBUT MUNDURNYA PRESIDEN SOEHARTO

DUNIA SAMBUT MUNDURNYA PRESIDEN SOEHARTO[1]

 

Washington, Kompas

Presiden AS Bill Clinton dan berbagai pemimpin dunia hari Kamis (21/5) menyambut keputusan Presiden Soeharto untuk mengundurkan diri. Selain memuji Presiden Soeharto mereka juga mendesak semua lapisan rakyat Indonesia bekerja sama untuk demokrasi.

“Kami menyambut keputusan Presiden Soeharto yang memberikan peluang untuk dimulainya proses menuju transisi demokrasi nyata bagi Indonesia, dan peluang bagi rakyat Indonesia bersatu dan membangun demokrasi stabil demi masa depan.” kata Clinton.

“AS siap mendukung Indonesia terlibat dalam perubahan demokratis”.

Pembantu Kompas, Lucia M Isman melaporkan dari Washington, Senator John Kerry (Demokrat-Massachusetts) menyatakan,

“Presiden Soeharto mengambil langkah yang tepat. Saya berharap agar pengunduran dirinya akan mengawali satu proses Reformasi politik yang sejati dengan tujuan membentuk satu pemerintahan yang akan memperoleh kepercayaan sepenuhnya dari rakyat Indonesia”.

Sedangkan Edward Masters, Ketua Masyarakat AS-Indonesia di Washington, DC memuji langkah yang diambil Presiden Soeharto.

Sementara itu Jepang, salah satu negara sahabat dan donor terbesar Indonesia, memuji Presiden Soeharto karena sumbangsihnya bagi negara.

“Ia telah membuat sumbangsih besar selama lebih dari 30 tahun sehingga disebut ‘Bapak Pembangunan’ serta mengukuhkan tempat (Indonesia) di dunia.” ujar PM Ryataro Hashimoto.

“Saya sekali lagi menyatakan hormat kepada Presiden Soeharato untuk mengembangkan hubungan bilateral, katanya.”

“Saya juga berterima kasih kepadanya untuk sumbangsih besar sebagai anggota ASEAN bagi perdamaian dan stabilitas dalam masyarakat internasional.”

Jepang juga menegaskan dukungannya bagi usaha Indonesia dalam mereformasi ekonomi dan mengatakan, Tokyo akan melanjutkan diri dalam menyediakan bantuan sebesar mmgkin.

“Kini Indonesia akan beralih kepada pemerintahan baru, saya harap bahwa stabilitas sosial dan pemulihan ekonomi akan terwujud secepat mungkin.” ujar Hashimoto.

Jepang merupakan kontributor terbesar bagi paket penyelamatan IMF untuk Indonesia dengan menyediakan dana lebih dari lima miliar dollar AS.

Reformasi Jalan Terus

Wartawan, Kompas, Ratih Hardjono melaporkan dari Melbourne,

“Saya telah mendapatkan jaminan dari beberapa menteri (di Indonesia) bahwa proses reformasi akan berjalan terus. Proses reformasi yang di rencanakan (mantan Presiden) Soeharto akan dijalankan dan saya merasa pada tempatnya bila diadakan pemilu.” demikian tutur PM Australia John Howard kemarin.

Dalam suatu jumpa pers khusus yang ketiga kalinya dalam seminggu terakhir PM Howard mengatakan,

“Saya mendukung transisi, perubahan dan reformasi tetapi kita juga menghormati proses konstitusional Indonesia”

Ketika ditanya wartawan Australia apakah pada tempatnya bagi Presiden BJ Habibie untuk mencalonkan diri pada pemilu mendatang, PM Howard mengatakan ini tergantung pada yang bersangkutan.

“Saya tidak akan memberikan nasihat mengenai hal ini. Ini adalah urusannya.” katanya.

PM Howard mengucapkan selamat pada Dr. Habibie sebagai presiden.

“Pemerintahan saya akan kerja sama dengan Dr. Habibie, seperti halnya dengan mantan pemerintahan Presiden Soeharto.” ujarnya.           ·

PM Howard juga mengucapkan selamat pada mantan Presiden Soeharto, pada kemajuan ekonomi yang dicapainya selama 32 tahun memerintah. PM Howard memuji kebijakan-kebijakan yang diambil mantan Presiden Soeharto dalam mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia.

Sementara itu Cina menyerukan agar terjadinya ketenangan di Indonesia setelah Presiden Soeharto mundur.

“Sebagai negara sahabat Indonesia, pihak Cina berharap dengan tulus untuk memelihara stabilitas sosial dan pemulihan pembangunan ekonomi.” Ujar juru bicara Kemlu Cina Zhu Bangzao.

“Perubahan kepemimpinan di Indonesia adalah masalah dalam negeri Indonesia.” katanya.

PM Selandia Baru Jenny Shipley menyatakan pengunduran diri itu merupakan langkah bijaksana dan kenegarawanan. Namun ditambahkan perubahan kepemimpinan politik dinanti-nanti.

Reaksi Eropa

Perancis mengharapkan keputusan Presiden Soeharto untuk mundur berarti Indonesia dapat meraih kembali stabilitas dan melancarkan reformasi politik dan ekonomi yang sangat diperlukan.

“Perancis akan melanjutkan dukungannya bagi rakyat  Indonesia selama proses (reformasi).” kata juru bicara Perancis.

Pembantu Kompas, Bob Mantiri melaporkan dari Den Haag, Pemerintah Belanda menyatakan,

“Keputusan Soeharto mundur dari jabatannya sebagai presiden adalah langkah yang berani dan bijaksana. Pengunduran diri Soeharto mencegah pertumpahan darah dan kerusuhan lebih panjang.” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Menlu Belanda Hans van Mierio merasa lega dengan keputusan itu karena tampaknya krisis politik dan ekonomi di Indonesia bisa diselesaikan secara damai dan konstitusional.

“Pemerintah berharap, seluruh kekuatan politik di Indonesia bisa melanjutkan langkah transisi selanjutnya.” ujar Mierio.

Sejumlah negara Eropa lainnya seperti Finlandia, Portugal, Ceko, Denmark, Swedia ikut memberikan komentarnya mengenai mundurnya Presiden Soeharto. Sementara itu Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela menyatakan mundurnya Presiden Soeharto adalah urusan dalam negeri Indonesia.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Rusia pada hari yang sama di Moskow merasa puas dengan transisi damai yang berlangsung di Indonesia.

“Meski proses pemulihan stabilitas politik belum sepenuhnya selesai, Rusia puas.” tegasnya.

“Kami berharap rakyat Indonesia terus berjuang untuk segera memecahkan masalah politik di tengah kesulitan ekonominya.” lanjutnya.

Sumber : KOMPAS (22/05/1998)

_________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 484-487.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.