DPRGR MENDUKUNG USAHA PEMERINTAH LAKSANAKAN PEPERA

DPRGR MENDUKUNG USAHA PEMERINTAH LAKSANAKAN PEPERA.[1]

 

Djakarta, Angkatan Bersendjata

Sidang pleno terbuka DPR-GR Djum’at pagi jang dihadiri Mendagri Amir Machmud, setjara aklamasi menjetudjui usul Penentuan Pendapat Rakjat (Pepera) di IrBar mendjadi pernjataan pendapat DPR-GR.

Pernjataan pendapat DPRGR tersebut menjatakan mendukung sepenuhnja segala usaha Pemerintah untuk melaksanakan Penentuan Pendapat Rakjat di Irian Barat dalam rangka perdjuangan kemerdekaan rakjat Indonesia sesuai dengan Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Undang-undang Dasar 45.

Pernjataan pendapat DPR-GR tsb selandjutnja menjetudjui sepenuhnja prosedure dan tjara2 persiapan dan pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakjat di Irian Barat jang ditempuh oleh pemerintah.

DPR-GR berkejakinan penuh bahwa hasil Penentuan Pendapat Rakjat di Irian Barat akan berupa ketentuan tetapnja wilajah Irian Barat dalam lingkungan kekuasaan Republik/ndonesia sesuai dgn Proklamasi 17 Agustus 1945.

Sambutan Menteri DN

Menteri Dalam Negeri Amir Machmud dalam sambutannja menjatakan, bahwa pernjataan pendapat DPR-GR tersebut adalah pemjataan jang merupakan manifestasi adanja dukungan jang penuh dari pihak legislatif terhadap kebidjaksanaan executif dlm menghadapi penjelesaian masalah2 nasional jang besar seperti masalah Irian Barat ini.

Dinjatakan oleh Mendagri, bahwa pernjataan ini sangat besar artinja, tidak sadja tlh rnembuktikan bahwa kita bersama memang mempunjai satu pendirian, satu landasan dan satu strategi dalam setiap perdjuangan jang dihadapi.

Dikemukakan oleh Menteri bahwa adalah tudjuan idiil perdjuangan bangsa Indonesia untuk menegakkan keutuhan Negara Kesatuan RI dari Sabang sampai Merauke, dalam wadah mana kita rnenegakkan kehidupan demokrasi jang sehat, membina dan mengembangkan pergaulan hidup sosial jang aman, damai dan melakukan usaha2 pembangunan untuk mewudjudkan suatu masjarakat Indonesia adil dan makmur berdasarkan Pantjasila seperti jang dirumuskan dalam Mukaddimah UUD 1945 kita.

Dinjatakan oleh Mendagri, bahwa dengan berpegang teguh kepada tudjuan serta landasan tjita2 mulia itu, Pemerintah akan berusaha sepenuh tenaga untuk melaksanakan garis2 haluan Negara jang telah ditetapkan oleh rakjat seperti jang terdapat dalam berbagai Ketetapan MPRS dan melaksanakan tugas Pantja Krida.

Kata Mendagri, dukungan jang diberikan sepenuhnja oleh DPR-GR terhadap kebidjaksanaan Pemerintah dalam rnelaksanakan New York Agreement dengan sistim musjawarah dan mnufakat djelaslah, bahwa pemerintah bersama seluruh rakjat Indonesia tetap hendak menjiptakan perdamaian dunia jang djuga merupakan aspirasi perdjuangannja.

Dinjatakan, bahwa setjara terarah dan terperintji telah dilaksanakan usaha2 dan kegiatan2 dalam rangka pengadaan dan penjediaan bagi penjelenggaraan Perpera di Irian Barat, disamping setjara ber-angsur2 melengkapi aparatur Pemerintah daerah jang telah ada.

Pembangunan Irian Barat

Dalam pada itu, demikian Mendagri, usaha dan kegiatan jang meliputi Pembangunan Irian Barat menundjukkan progress jang lebih meningkat baik, jang bersumber pada dana PBB maupun jang bersumber pada anggaran Repelita.

Dikemukakan pula, bahwa pengertian potensi penerangan, baik dalam maupun luar negeri, telah mentjapai kondisi jang menudju kearah suksesnja Pepera, sedangkan dlm bidang keamanan telah tjukup djaminan untuk pengamanan wilajah Irian Barat itu sendiri mendjelang, selama dan sesudah pelaksanaan persetudjuan New York.

Banjak pekerdjaan jang masih harus kita selesaikan untuk mendjamin suksesnja pelaksanaan Pepera jang diharapkan selesai pada minggu pertama bulan Agustus, sehingga dalam pembukaan tahun sidang bam dari DPR-GR tgl. 16 Agustus 1968. Presiden sudah dapat melaporkan hasilnja.

Demikian Mendagri Amir Machmud. (DTS)

Sumber: ANGKATAN BERSENDJATA (31/05/1969)

 

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 270-272.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.