DIUSULKAN SUPAJA DILAKUKAN TAHUN 1985 PERBAIKI MENTAL PETUGAS DAN WADJIB PADJAK

DIUSULKAN SUPAJA DILAKUKAN TAHUN 1985 PERBAIKI MENTAL PETUGAS DAN WADJIB PADJAK [1]

 

Djakarta, Kompas

Presiden Soeharto setjara tidak langsung menjetudjui rentjana pemekaran wilajah DCI Djakarta Raya, jang akan mentjakup beberapa daerah wilajah Djawa barat. Ia berpendapat, pemekaran itu memang diperlukan mengingat kebutuhan2 DCI sebagai Ibukota Pemerintahan. Perentjanaan pembangunannja tidak boleh dipikirkan hanja untuk djangka satu-dua Repelita sadja.

Melainkan untuk puluhan tahun bahkan dari abad ke abad nantinja. Dan ini harus dipikirkan mulai sekarang djuga. Pendapatnja ini dikemukakan di gedung DPR-DCI Senin sore, setelah ia melakukan kundjungan kerdja resmi pertama di wilajah DCI sehari penuh.

Menurut kepala negara masalahnja sekarang adalah “kesulitan psikologis” sadja dengan pihak Djawa Barat. Tapi kalau nanti soal pemekaran ini dipetjahkan bersama oleh DCI dan Djabar dengan masing2 meninggalkan kepentingannja sendiri dan meninggalkan soal itu sebagai kepentingan nasional, maka tidak akan ditemui kesulitan. Masalahnja adalah bagaimana pendekatan satu sama lainnja. Kalau perlu pendekatan ini tidak hanja terbatas antara pimpinan kedua daerah itu tapi djuga antara rakjat ibukota dengan rakjat Djabar, demikian Presiden.

Menurut keterangan rentjana pemekaran DCI diusulkan agar dilakukan tahun 1985, dan akan mentjakup antara lain Bekasi dan Tangerang. Kini DCI luasnja 661,52 Km2 dengan penduduk 4,7 Djuta djiwa jang setiap tahunnja bertambah 5,37 pCt, pertambahan penduduk setjara nasional hanja 2,6 pCt.

Kepada “Kompas” Kepala Humas DCI Sjaiful Alam mendjelaskan bahwa pemekaran itu dimaksud pula untuk mengimbangi pertambahan penduduk jang luar biasa. Ia menjajangkan bahwa pelaksanaan Djakarta sebagai “kota tertutup”.

Tidak dapat berdjalan effektif karena daerah2 lain tidak menundjangnja, dan mudah memberi idjin pada penduduknja untuk pindah ke Djakarta.

Perbaiki Mental Petugas dan Wajib Padjak

Lebih landjut Presiden mengemukakan kegembiraannja bahwa Pemerintah DCI memberi perhatian chusus untuk perbaikan hidup rakjat ketjil. (DTS)

Sumber: KOMPAS (20/06/1972)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku III (1972-1975), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 18.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.