DIBESUK PAK HARTO

DIBESUK PAK HARTO[1]

 

Jakarta, Bisnis Indonesia

Jenderal (Purn) Abdul Haris Nasution, 78, terbaring sakit di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Presiden Soeharto didampingi putrinya, Siti Hediati Prabowo dan Mensesneg Moerdiono kemarin menyempatkan diri membesuknya.

Saat itu Pak Nas, panggilan akrabnya, ditemani istrinya Johana Sunarti. Kepala Negara mengharapkan Pak Nas cepat sembuh.

Mantan ketua MPRS (1968-72) itu dirawat karena prostat yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir. Ia menjalani operasi kelenjar prostat pada 13 Februari lalu. Nasution dilahirkan 3 Desember 1918 di Kotanopan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Dia juga dikenal sebagai salah satu pendiri tentara modern Indonesia, tulis Antara.

Sebagai intelektual militer, Nasution menulis sejumlah buku, termasuk Pokok­ Pokok Gerilya (2 jilid) dan Sekitar Perang Kemerdekaan (11 jilid). Bukunya dikenal di kalangan angkatan bersenjata dalam dan luar negeri.

Dia tercatat sebagai peletak dasar sistem gerilya Indonesia melawan Belanda. Ia juga otak aksi militer terhadap pemberontakan PKI di Madiun pada 1948 dan nyaris terbunuh bersama putrinya, Ade Irma, dalam peristiwa G30S PKI pada 1965 di Jakarta.

Nasution dibesarkan dalam keluarga tani yang taat beribadat. Ayahnya anggota pergerakan Sarekat Islam di kampung halaman mereka di Kotanopan. Rupanya Pak Nas suka membaca cerita sejarah. Anak kedua dari tujuh bersaudara ini melahap dari sejarah Nabi Muhammad sampai perang kemerdekaan Belanda dan Prancis.

Sumber : BISNIS INDONESIA (12/03/1997)

___________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 27.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.