CLINTON GEMBIRA PAK HARTO MUNDUR

CLINTON GEMBIRA PAK HARTO MUNDUR[1]

 

Washington, Merdeka

Hanya sekitar dua jam setelah Presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri, Presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton langsung menyambut gembira keputusan tersebut. Bagi dia, pengunduran diri itu akan membuka peluang bagi dimulainya proses menuju peralihan demokratis yang nyata di Indonesia.

“AS siap untuk mendukung Indonesia dalam melakukan perubahan demokratis itu. Kami mendesak para pemimpin Indonesia untuk terus maju dengan cepatdengan proses yang damai dan mendapat dukungan luas dari rakyat. Inilah saatnya bagi rakyat Indonesia untuk bersatu bersama dan membangun suatu demokrasi yang stabil di masa mendatang.” demikian pernyataan Clinton.

Wartawan Merdeka di Washington, Irawan Nugroho, melaporkan tadi malam, bahwa pernyataan dari Gedung Putih tersebut dikeluarkan menjelang tengah malam pukul 24.00 waktu Washington atau hampir dua jam setelah pernyataan Presiden Soeharto dari Istana Merdeka, Jakarta.

Reaksi dari Gedung Putih ini menunjukkan sikap tegas dari pemerintah AS yang mendukung sepenuhnya reformasi dan perubahan demokratis politik di Indonesia. Reaksi dari Presiden Clinton itu juga menunjukkan niat pemerintah AS untuk terlibat secara aktif dalam proses demokratisasi di Indonesia.

Deplu AS akan mengeluarkan pernyataannya yang senada dengan apa yang dikatakan oleh Gedung Putih. Menlu Madeleine K Albright Rabu lalu juga menyatakan secara tak langsung bahwa Soeharto seharusnya mengundurkan diri sebagai presiden untuk memberikan peluang bagi terjadinya peralihan yang demokratis.

Menurut dia, pernyataan Soeharto sebelumnya yang merencanakan akan mundur merupakan sebuah perkembangan yang menarik. Sebab Presiden Soeharto telah banyak berjasa kepada bangsanya selama lebih dari 30 tahun, mengangkat nama Indonesia di dunia dan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan integrasi kedalam ekonomi global.

“Kini dia memiliki peluang untuk mengambil sebuah langkah historis sebagai seorang pemimpin, suatu langkah yang akan mempertahankan nama baiknya sebagai orang yang tidak hanya telah memimpin bangsanya namun juga memberikan jalan bagi transisi demokratis.” kata Albright dalam sambutannya pada acara wisuda US Coast Guard Academy di New London, Connecticut, Rabu lalu.

Desakan dari pemerintah AS untuk meminta Presiden Soeharto untuk mundur sebelumnya juga telah datang dari Senat AS. Senat telah mendesak pemerintahan Presiden Clinton untuk bersikap tegas,dalam meminta Presiden Soeharto agar mundur dari jabatannya.

Desakan Senat ini muncul setelah melihat sikap pemerintahan Presiden Clinton yang dianggap lunak bahkan mendukung kepemimpinan Presiden Soeharto.

IMF Tunda Bantuan

Sehubungan dengan perkembangan yang memburuk. Dana Moneter Internasional (IMF) kemarin juga menyatakan akan menunda pencairan paket bantuan selanjutnya sebesar 3 miliar dolar AS yang dijadwalkan akan dicairkan 4 Juni mendatang.

Deputi direktur pelaksana IMF Stanley Fischer kemarin mengatakan, paket bantuan IMF secara keseluruhan sebesar 10,1 miliar dolar AS akan ditunda lebih dulu sebelum nantinya dinegosiasikan kembali.

Sumber : MERDEKA (22/05/1998)

______________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 487-488.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.