CLINTON DIHARAPKAN TERUS TINGKATKAN HUBUNGAN EKONOMI DENGAN RI

CLINTON DIHARAPKAN TERUS TINGKATKAN HUBUNGAN EKONOMI DENGAN RI[1]

 

NewYork, Antara

Bill Clinton yang kembali terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat diperkirakan akan terus berupaya meningkatkan hubungan ekonomi negaranya dengan negara­negara lain, termasuk Indonesia.

“Clinton tentu berkewajiban memelihara pertum buhan ekonomi AS yang sekarang sudah membaik, termasuk melalui peningkatan hubungan ekonomi dengan negara­ negara lain.” kata Kepala Perwakilan RI di New York, Is Isnaedi, Selasa malam waktu setempat.

Konsul Jenderal (Konjen) RI di New York itu mengemukakan hal tersebut kepada ANTARA menyusul terpilihnya kernbali Clinton selaku Presiden AS untuk periode empat tahun mendatang.

Berbagai stasiun televise AS, Selasa malam waktu New York, melaporkan bahwa Clinton berhasil mengalahkan saingan utamanya dalam pemilihan Presiden, Bob Dole dari Partai Republik.

Segera setelah mengetahui Clinton sebagai pemenang, Dole dikhabarkan secara sportif menelepon Clinton, mengucapkan selamat atas kemenangannya itu.

Isnaedi mengatakan pertumbuhan ekonomi merupakan “platform” (program) Partai Demokrat menjelang abad 21, sehingga kebijakan bagi kemajuan ekonomi akan dilanjutkan Clinton dalam masa kepresidenannya yang kedua.

“Sebagimana kita lihat di televisi, alasan kebanyakan public AS memilih Clinton adalah karena kini keadaan ekonomi AS lebih baik dibanding keadaan ekonomi empat tahun yang lalu.” katanya.

Upaya Clinton

Dalam rangka memelihara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional AS, Pemerintah Clinton telah berupaya untuk menjalin hubungan ekonomi yang lebih baik dengan negara-negara lain, termasuk dengan Indonesia.

Indonesia sendiri dianggap AS sebagai salah satu dari sepuluh negara yang tergolong “pasar besar yang tengah bertumbuh” dengan dukungan stabilitas politik dan keamanannya yang mantap.

Di sisi lain, Presiden Clinton mempunyai hubungan yang sangat baik dengan Presiden Soeharto sebagaimana dibuktikan ketika kedua tokoh bertemu dalam beberapa kali pertemuan informal para pemimpin Kerjasama Ekonomi Asia- Pasifik (APEC).

“Jadi saya optimistis mengenai akan makin meningkatnya hubungan ekonomi Indonesia-Amerika pada masa kepresidenan Clinton yang kedua.” kata Konjen Isnaedi.

Namun pejabat yang di antaranya berwenang menangani urusan ekonomi Indonesia di negara bagian New York itu mengakui bahwa AS masih menyoroti soal hak asasi manusia (HAM) termasuk perbaikan hak buruh di Indonesia.

Masalah lain yang kerap diperhatikan Pemerintah AS adalah soal lingkungan, terlebih karena Wakil Presiden Al Gore adalah seorang pemerhati dan pencinta pelestarian lingkungan.

Ditanya soal hubungan politik, Konjen Isnaedi mengatakan bahwa dia merasa tidak berwenang memberikan komentar mengenai aspek politik dalam hubungan RI­ AS.

“ Maaf itu bukan wewenang saya.” katanya.

Sumber : ANTARA (07/11/1996)

_____________________________________________________________
[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 491-492.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.