CLINTON DAN HASHIMOTO SAMBUT BAIK KEPUTUSAN SOEHARTO

CLINTON DAN HASHIMOTO SAMBUT BAIK KEPUTUSAN SOEHARTO[1]

 

Washington, Suara Pembaruan

Presiden Amerika Serikat Bill Clinton hari Rabu (Kamis pagi WIB menyambut baik keputusan Presiden Soeharto untuk berhenti dan mendesak kepada para pemimpin Indonesia agar terus maju melalui “suatu proses damai” yang didukung oleh rakyat Indonesia.

Dia mengatakan, Amerika Serikat siap membantu Indonesia. Sementara negara ini bergerak membentuk suatu demokrasi yang stabil.

“Kami menyambut keputusan Presiden Soeharto yang akan memberikan, kesempatan dimulainya suatu proses menuju suatu transisi demokrasi yang nyata, suatu kesempatan bagi rakyat Indonesia untuk bersama-sama membangun suatu demokrasi yang stabil demi masa depan.” kata Clinton dalam pernyataan yang dibacakan seorang juru bicara Gedung Putih.

“Kami mendesak para pemimpin Indonesia agar bergerak maju dengan suatu proses yang damai yang mendapat dukungan luas dari masyarakat.” katanya, dengan menambahkan, “Amerika Serikat siap membantu Indonesia, sementara ia sibuk dengan perubahan-perubahan demokratis.”

Sementara itu, PM Ryutaro Hashimoto mengatakan hari Kamis di Tokyo Jepang akan tetap membantu Indonesia melaksanakan reformasi politik dan ekonomi menyusul pengunduran diri Presiden Soeharto.

“Kami akan tetap mendukung upaya rakyat Indonesia melakukan reformasi,” kata Hashimoto kepada para wartawan.

“Kami berharap Indonesia mampu menjamin stabilitas sosial dan pemulihan ekonomi sesegera mungkin.” katanya.

Hari Rabu, Menlu Jepang Keizo Obuchi mengatakan,

“Jepang ‘sangat prihatin’ dengan situasi di Indonesia dan menyuarakan harapan-harapan bahwa situasi mencekam berkaitan dengan tuntutan agar Soeharto mundur tidak berkembang menjadi penumpahan darah.”

Mengenai perkembangan hari Kamis itu, Obuchi mengatakan dia menghargai tindakan Presiden Soeharto.

“Kami ingin menyampaikan penghormatan terhadap tindakan Presiden Soeharto.” katanya dalam suatu pernyataan.

“Negara kami akan terus memberikan dukungan semampu kami.” katanya.

Dari Manila, Presiden Filipina Fidel Ramos menyambut berhentinya Presiden Soeharto.

“Kami menyambut pengumuman oleh Presiden Soeharto mengenai pengunduran dirinya dari posisi sebagai presiden Indonesia.” kata Ramos.

“Saya juga menyambut suksesi yang begitu cepat, dengan pengambilan sumpah Wakil Presiden Habibie.”

Duta Besar Oscar Valenzuela, juru bicara Departemen Luar Negeri, mengatakan, pengunduran diri Soeharto akan berdampak baik bagi seluruh kawasan Asia Tenggara, yang tengah berjuang untuk memulihkan diri dari krisis finansial yang tengah dialami.

“Apa pun yang terjadi di Indonesia, berdampak dramatis terhadap ekonomi­ekonomi Asia Tenggara.” katanya.

Dia menambahkan, “Pengunduran itu diperkirakan akan menahan kemerosotan rupiah dan memungkinkan Indonesia memulihkan ekonominya dan melakukan rekonsiliasi.”.

Sumber : SUARA PEMBARUAN (21/05/1998)

____________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 455-456.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.