CIVIC MISSION ABRI DAPAT PERHATIAN BANK DUNIA

CIVIC MISSION ABRI DAPAT PERHATIAN BANK DUNIA [1]

 

Djakarta, Berita Yudha

Presiden Bank Dunia Mr. Robert Mc Namara dalam rangka kundjungannja di Indonesia Sabtu siang telah mengundjungi Dep. Hankam, Djl. Merdeka Barat 13 diterima oleh De.I (Stratop) Hankam Laksda (L) RS Subijakto dengan didampingi oleh De III (Sus) Hankam Majdjen A Tahir, Irdjen Hankam Irdjen. Pol. Drs Moh. Hassan, Dirhinum/Pen. Hankam Brigdjen H. Sugandhi dan Wakilnja Kol. Djojopranoto, Dan Korps Hankam Kol Laupasse, Sesu Hankam Kol. Suradji, Ka Hublu Hankam Letkol Hassannuddin beserta para wakil dari keempat Angkatan.

Pada kundjungan di War Room Hankam tsb kepada Mc Namara baik oleh Laksda (L) Subijakto maupun oleh Majdjen A. Tahir didjelaskan mengenai peranan ABRI dalam bidang civic mission dalam membantu pemerintah meningkatkan kesedjahteraan rakjat.

Didjelaskan oleh Laksda (L) Subijakto bahwa hal2 jang telah dilakukan selama ini dalam rangka civic mission tsb terutama di bidang pertanian seperti membuat saluran2/irigasi di desa2, infranstruktur dengan memperbaiki djalan dan djembatan penghidjauan tanah seluas 50.000 ha dan pertolongan terhadap bentjana alam. Hal ini dimulai sedjak bulan Djuni 1966 jakni semendjak civic mission itu dikoordinir dengan mengerahkan tidak kurang dari 30 bataljon. Laporan tsb mendapat perhatian penuh dari Mc Namara.

Tidak Mungkin ada Serangan dan RRT

Sementara itu Mc Namara jg disertai oleh Mr Bernhard Bell (Senior Staf/Excecutif Director dari Bank Dunia) dan Dirdjen Deplu Anwar Sani selesai djamuan makan siang (lunch) jg chusus diadakan untuknja diaula Hankam mengatakan, bahwa selama 5 tahun mendatang ini tidak ada kemungkinan adanja serangan dari luar terhadap Indonesia dari RR Tjina. Karena seandainja Tjina mau toh Tjina tidak mempunjai kemampuan untuk itu, al. belum memiliki armada jang kuat.

Jang penting jang harus didjaga oleh Indonesia ialah kemungkinan adanja serangan bahaja dari dalam jang ditambah dengan unsur2 orang asing, demikian Mc Namara, seperti misalnja terdjadi di Muangthai dengan infiltrasi dan lain sebagainja jang sifatnja tidak konvensionil.

Karena sifatnja jang tidak konvensionil ini maka harus dihadapi dengan tjara jang tidak konvensionil pula dimana Mc Namara menaruh kejakinan akan berhasilnja usaha ini dengan tjara mengadakan pertahanan wilajah dan mentjukupi segala kebutuhan rakjat, di mana civic mission jang dilakukan oleh ABRI sekarang ini dapat memegang peranan jg penting dalam usahanja membawa kesedjahteraan bagi Rakjat, demikian saran Presiden Bank Dunia Mc Namara. (DTS)

Sumber: BERITA YUDHA (17/06/1968)

 

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 137-138.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.