CHINA INGIN JALIN HUBUNGAN JANGKA PANJANG DENGAN INDONESIA

CHINA INGIN JALIN HUBUNGAN JANGKA PANJANG DENGAN INDONESIA[1]

 

Beijing, Antara/AFP

PM China Li Peng menyatakan, pihaknya ingin mengembangkan hubungan yang stabil dan berjangka panjang dengan Indonesia dan dengan negara anggota ASEAN lainnya. Li Peng, ketika bertemu dengan Menristek BJ Habibie, di Beijing, Rabu menyebutkan, Indonesia telah berupaya keras mengembangkan hubungan yang bersahabat antara anggota ASEAN dan China dan menyatukannya secara utuh selama beberapa tahun terakhir, dimana usaha tersebut sangat dihargai oleh China.

Li Peng percaya bahwa hubungan antara China dan ASEAN akan meningkatkan rasa saling pengertian, kepercayaan dan kerjasama pada tahun-tahun mendatang, demikian menurut Kantor Berita resmi China, Xinhua.

Pada kesempatan itu, PM China mengungkapkan kembali pertemuannya yang pertama dengan Habibie di Bandung pada 1990, ketika kedua negara memulai kembali hubungan diplomatik.

Sejak itu, katanya, dapat diamati adanya perkembangan tetap dalam hubungan bilateral kedua negara dan telah menyepakati sejumlah perjanjian penting dalam bidang isu regional maupun isu Internasional.

Li menyatakan, revitalisasi nasional melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, serta upaya untuk meneruskan jalannya pembangunan merupakan dua startegi yang telah ditetapkan untuk pembangunan ekonomi dan sosial China.

Ia juga menambahkan bahwa China sudah siap untuk meningkatkan kerjasama ilmu pengetahuan, teknologi dan bidang-bidang lain dengan Indonesia.

Kepada PM Li Peng, Habibie menyebutkan bahwa Presiden Soeharto telah menggaris bawahi pentingnya hubungan dengan China, dan berharap kedua negara akan meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, kebudayaan, Iptek, dan pertukaran sumber daya manusia.

Sumber : ANTARA (10/11/1997)

________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 743-744.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.