CENDIKIAWAN BERPERAN BESAR DIABAD KE-21

CENDIKIAWAN BERPERAN BESAR DIABAD KE-21[1]

 

Jakarta, Bisnis Indonesia

Presiden Soeharto mengatakan dalam memasuki abad ke-21, kaum cendekiawan harus dapat memainkan peran yang besar.

“Sebab mereka merupakan warga masyarakat yang mempunyai kemampuan berpikir yang lebih tajam dan memiliki pandangan jauh ke depan. Seyogyanyalah mereka berada pada posisi terdepan dalam memikirkan masalah-masalah yang dihadapi oleh bangsa dan negaranya.” ­kata Presiden di Istana Negara, Jakarta, kemarin ketika membuka simposium nasional cendekiawan Indonesia III.

Menurut Kepala Negara, tugas penting kaum cendikiawan adalah merumuskan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa, dan negaranya serta secara cerdas menyampaikan alternatif pemecahannya.

“Pemecahan masalah ini diharapkan dapat membawa masyarakat, bangsa, dan negaranya ke arah yang lebih baik.”

Sebagai lapisan masyarakat yang berwawasan luas dan menjangkau jauh ke depan, kata Presiden, cendikiawan memikul tanggungjawab yang besar.

“Mereka mempunyai tanggungjawab moral untuk tidak berdiam diri menghadapi masalah masyarakat, bangsa, dan negaranya.”

Sumber : BISNIS INDONESIA (28/08/1996)

__________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 137.

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.