BUSANA DEFILE PESERTA SEA GAMES XIX SEMARAK

BUSANA DEFILE PESERTA SEA GAMES XIX SEMARAK[1]

 

 

Jakarta, Antara

Busana defile peserta SEA Games XIX menggambarkan keanekaragaman budaya bangsa di Asia Tenggara yang terlihat pada acara pembukaan pesta olahraga Asia Tenggara, Sabtu (11/10).

Acara defile yang diawali dengan drum band AKABRI itu tampil pertama kali atlet dari negara Brunai Darusalam dengan busana jas warna kuning kunyit dipadu dengan pantalon warna hitam untuk atlet putra.

Busana defile atlet putri terdiri atas jas warna kuning dipadu dengan rok hitam panjang dan umumnya atlet putri mengenakan jilbab.

Selanjutnya defile negara peserta diikuti oleh atlet dari Kamboja yang mengenakan jas warna coklat muda dipadu dengan pantalon warna hitam, begitupun dengan atlet putri.

Kontingen Laos mengenakan jas warna biru dengan dipadukan celana hitam, sedangkan busana atlet putri jas biru dipadukan dengan kain tenun warna biru.

Pada acara defile yang disaksikan Presiden Soeharto itu, kontingen Malaysia mengenakan busana teluk belanga untuk atlet putra dipadukan dengan kain sarung warna merah.

Sedangkan atlet putri mengenakan busana baju kurung dilengkapi dengan selendang merah.

Kontingen Myanmar juga mengenakan jas putih dengan pantalon warna cream, sedangkan atlet putri mengenakan rok kuning dengan selendang kuning.

Atlet Filipina mengenakan baju putih dengan sulaman yang dipadu celana panjang hitam, sedangkan atlet putri mengenakan rok biru dengan rompi dan topi pandan.

Kontingen Singapura tampil dengan busana putri jas putih dan rok merah serta mengenakan syal, sedangkan atlet putra mengenakan jas merah dan celana krim.

Defile kontingen Singapura didahului empat remaja putri yang mengenakan busana tradisional seperti dari Melayu, China dan India. Busana kontingen Thailand terdiri atas jas abu-abu dengan celana hitam, sedangkan putri mengenakan rok hitam.

Setelah atlet dari Thailand menyusul kontingen dari Vietnam dengan busana tradisional atlet putri yang disebut Ao Dai dengan bermacam-macam warna, sedangkan atlet putra mengenakan celana abu-abu dan jas biru.

Kontingen terakhir yang menutup acara defile adalah atlet tuan rumah Indonesia yang tampil dengan busana warna merah putih rancangan Poppy Dharsono.

Defile kontingen Indonesia diawali sejumlah atlet yang berbusana tradisional dari beberapa daerah, disusul Komandan Kontingen Togi Hutagoal serta anggota kontingen.

Maraknya busana peserta defile SEA Games XIX mendapat sambutan serta aplaus penonton yang dibalas lambaian tangan peserta defile.

(T.OK07/DN02/22:45/RU3/ll/10/97  23:36/LN03)

Sumber: ANTARA (23/10/1997)

______________________________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 621-622.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.