BRE-X BANTAH IZIN APLIKASI TAMBANG BUSANG DIBATALKAN

BRE-X BANTAH IZIN APLIKASI TAMBANG BUSANG DIBATALKAN[1]

 

Jakarta, Antara

Perusahaan tambang Kanada, Bre-X Minerals Ltd. menyatakan, izin prinsip Kontrak Karya (KK) penambangan emas di Busang Kalimantan Timur, atas nama pihaknya tetap berlaku.

Hal itu sudah dikonfirmasikan kepada Selgen Deptaruben Umar Said saat bertemu dengan dua pimpinan Bre-X yaitu Rolando C.Fransisco dan John B.Felderhof, di Deptamben, Kamis (12/ 12),kata Presiden dan CEO Bre-X David G.Walsh kepada pers di Jakarta, Jumat.

Pernyataan itu sekaligus membantah berita dari beberapa kantor berita asing mengenai pencabutan aplikasi KK atas Bre-X oleh Menteri Pertambangan dan Energi.

Menurut David Walsh, dalam pertemuan kedua pejabat senior Bre-X dengan Sekjen Departemen Pertambangan dan Energi itu, Umar Said menyampaikan permintaan maafnya atas berbagai pernyataan dan berita yang simpang-siur mengenai pembatalan izin eksplorasi atas tambang emas Busang II dan III.

Dalam kaitan ini Walsh menegaskan, semua berita di atas tidak benar karena izin eksplorasi dan aplikasi untuk KK Busang II dan III tetap berjalan seperti semula.

Ia mengatakan, berbagai rencana penting terus berjalan dalam rangka pengembangan deposit emas di Busang tersebut.

“Kami bersikap tidak menghiraukan berbagai dugaan dan pernyataan yang tanpa bukti itu. Kami menilai semua itu merupakan komentar salah dan tanpa dasar (erroneous and without foundation).” ujarnya.

David Walsh dalam kesempatan itu menyampaikan pula dukungan atas keputusan pemerintah Indonesia memberi kesempatan kepada Bre-X untuk ikut mengembangkan cadangan emas di Busang bersama kontraktor Kanada lain Barrick Gold Corp.

“Kami mempercayakan kepada pemerintah Indonesia dalam upaya mencapai persetujuan dalam pengembangan Busang. Kami juga mendukung upaya Presiden Soeharto dalam mencapai proses perundingan untuk mencari solusi dari berbagai isu di seputar proyek pengembangan Busang.” ujar Walsh.

Dikatakannya, pihaknya telah banyak terlibat dalam pengembangan industri penambangan di Indonesia sejak tahun 1993.

Pengembangan tambang emas Busang itu telah dimulai Bre-X sejak dua tahun terakhir dengan melibatkan 15 orang geolog yang dibantu sekitar 400 tenaga kerja lokal. Sampai sekarang Bre-X telah menghabiskan investasi hingga 20 juta dolar AS (sekitar Rp 46 miliar) dalam pengembangan tambang emas Busang.

Tambang emas Busang yang diperkirakan mempunyai deposit emas sekitar 45 juta ounces merupakan cadangan emas terbesar kedua setelah Glasberg di Tembagapura, Irian Jaya yang dioperasikan oleh PT. Freeport.

Hak pengelolaan tambang emas Busang diperebutkan antara Bre-X dengan beberapa mitranya. Belakangan pemerintah Indonesia mengajukan usulan agar Bre­-X melakukan kerjasama operasi dengan Barrick Gold. Corp.

Sumber : ANTARA (13/12/1996)

________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 529-530.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.