BJ Habibie Putra Mahkota?

BJ Habibie Putra Mahkota?[1]

 

Pada waktu Soeharto menjadi Presiden, tahun 1978, Prof. Dr. BJ Habibie, dipercaya menjadi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) selama 20 tahun.

BJ Habibie yang menggondol gelar doktor dari Technische Hochschule Aachen dengan predikat summa cum laude. Ia dijuluki Mr. Crack karena menemukan “Rumus Habibie” yaitu rumus menghitung kelelahan logam sampai skala atom, crack progression of random.

Selain rumus Habibie, di dunia teknologi juga dikenal Faktor Habibie, Teori Habibie, dan Fungsi Habibie. Kejeniusannya membuat ia memegang banyak hak paten salah satunya hak paten bagian dari sayap pesawat Air Bus.

Selain menjadi Menristek selama 20 tahun, BJ Habibie dipercaya memegang lebih dari 25 jabatan diantaranya sebagai; Direktur IPTN, Direktur PT PAL, Direktur PT Pindad, Direktur PT Boma Bisma Indra, Ketua Otorita Batam, Ketua Pengelola Industri Strategis.

Di bidang politik BJ Habibie dipercaya sebagai Ketua Koordinator Presidium Dewan Pembina Golkar dan ICMI—lembaga intelektual sekterian. Gus Dur waktu itu ketua PB NU tidak berkenan bergabung ke ICMI—

“Saya Islam pinggiran saja”, kata Gus Dur.

Kemudian sejarah mencatat Habibie sebagai presiden Indonesia ketiga dan Gus Dur keempat. ***

____________________________________________________________

[1]Noor Johan Nuh,  “Pak Harto dari Mayor ke Jenderal Besar”, Jakarta : Yayasan Kajian Citra Bangsa, hlm 59.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.