BERI PETUNJUK PERBAIKAN KESEJAHTERAAN PRAJURIT DAN KELUARGANYA

Presiden Panggil KASAD, Pangdam Se-Jawa dan Komandan Kopassandha :

BERI PETUNJUK PERBAIKAN KESEJAHTERAAN PRAJURIT DAN KELUARGANYA [1]

 

Jakarta, Angkatan Bersenjata

Presiden Soeharto hari Kamis kemarin di Bina Graha telah memberikan petunjuk2 mengenai peningkatan pembinaan personil kepada KASAD dan para Pangdam se-Jawa serta Dan Kopasandha.

Kasad Jenderal Makmun Murod, Pangdam V/Jaya Mayjen G.H. Mantik, Kasdam VI/Siliwangi Brigjen Sukma, Pangdam VII/Diponegoro Mayjen Jasir Hadibroto, Pangdam VIII/Brawidjaja Mayjen Widjojo Soejono dan Komandan Kopassandha Brigjen Witarmin datang di Bina Graha untuk memenuhi panggilan Kepala Negara Pangdarn IX/Mulawarman dikatakan berhalangan hadir, meskipun juga termasuk dipanggil.

Kesejahteraan

Kasad Jenderal Makmun Murod dalam keterangannya kepada pers selesai menghadap Presiden, kemarin itu menyatakan, bahwa petunjuk2 Kepala Negara itu berkisar terutama di bidang usaha memperbaiki kesejahteraan para perajurit dengan keluarganya.

Katanya: “sudah tentu dalam meningkatkan kesejahteraan anggauta itu juga termasuk bagaimana meningkatkan transmigrasi para anggauta”.

Sedangkan mengenai usaha transmigrasi itu dikatakan, tidak saja akan berusaha pada tanaman2 padi/beras, tetapi juga usaha meningkatkan transmigrasi untuk menanam tanaman keras seperti karet, kelapa sawit juga akan ditingkatkan dalam bentuk pertanian campuran.

Lebih Subur

Kasad mengatakan lebih lanjut, bahwa belum ditentukan apakah transmigrasi ini mesti ke Kalimantan. Hal itu dikatakannya menjawab mengapa ikut hadir Dirjen Kehutanan Sudjarwo.

Tetapi Jenderal Makmun Murod mengatakan, mungkin garis transmigrasi masa depan akan dititik beratkan pada daerah2 yang surut. Pertama, karena ekonomis, kedua lebih mudah digarap dan ketiga karena relatif tanahnya subur, jika dibanding tanah2 kering. Sedangkan di tanah yang kurang air, akan lebih dititikberatkan pada usaha2 menanam tanaman keras tadi.

Transmigrasi angka untuk tahun 1974/75 dimana sudah digariskan oleh kami, sedangkan nilai angka2nya dikatakannya saya kurang mengerti. (DTS)

SUMBER: ANGKATAN BERSENJATA (11/10/1974)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku III (1972-1975), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 524-525.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.