BELAJAR SEJARAH (1) JATUHNYA SOEKARNO JATUHNYA SOEHARTO

BELAJAR SEJARAH (1)

JATUHNYA SOEKARNO JATUHNYA SOEHARTO[1]

 

Jakarta, Merdeka

Sebagai Presiden, tetapi ia tetap menjabat Menhankam/Pangab. Rakyat berhak tahu Mungkin memang sudah tiba saatnya agar semua aktor/kelompok yang ikut menentukan hari-hari terakhir Presiden, membuka diri untuk memberikan kesaksian sejarah, baik melalui lembaga-lembaga kearsipan nasional, media massa atau melalui penulisan buku.

Lagi pula, rakyat sebagai pembayar pajak, semakin sadar akan hak-haknya untuk mengetahui proses lahirnya sebuah sejarah politik. Jika perlu, semua pembicaraan Kepala Negara saat ini sampai seterusnya ketika menerima tamu/pejabat di Istana Negara, direkam (record-ed) agar kelak dapat dipertanggungjawabkan. Memang rekaman-rekaman itu berstatus rahasia. Tetapi jika diperlukan sebagai penyidikan, hendaknya dapat dibuka untuk umum. Untuk masa tertentu, misalnya setelah 10 tahun, seluruh dokumen sebaiknya dinyatakan terbuka untuk umum. (bas)

Sumber : MERDEKA ( 26/05/ 1998)

______________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 604-605.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.