BANTUAN PRESIDEN UNTUK BANGUN 244 RUMAH DAYA

BANTUAN PRESIDEN UNTUK BANGUN 244 RUMAH DAYA

 

 

Samarinda, Kompas

Masyarakat suku Daya di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur, memperoleh bantuan Presiden untuk pembangunan 244 unit rumah di permukiman baru Desa Tengkapa, Kecamatan Tanjungpalas. Mereka sebelumnya adalah penduduk beberapa desa di Kecamatan Kayan Hilir yang melakukan perpindahan akibat kesulitan hidup.

Pemda Kaltim membuat perencanaan permukiman baru bagi penduduk tersebut melalui paket proyek Penataan Pelestarian Lingkungan Pemukiman Masyarakat Pedesaan (P2LPMP) dengan biaya bantuan Presiden. Paket bantuan untuk 244 unit rumah tahun anggaran 1988/1989 itu berjumlah Rp 139.150 juta.

Lahan yang disediakan untuk pemukiman baru itu meliputi luas sekitar 1.500 hektar untuk perumahan, fasilitas umum serta area hutan untuk pelestarian. Berbagai persiapan kini dilakukan termasuk juga latihan orientasi tani menetap terhadap para peladang suku Daya Apokayan itu. “Proyek fisik perumahannya diharapkan dapat mulai dikerjakan bulan April nanti,” kata Kepala Kantor Direktorat Bangdes Kabupaten Bulungan Drs. Rodes Pasaribu kepada Kompas di Samarinda.

Sementara itu Pembantu gubernur Kaltim Wilayah Utara Drs H. Awang Faisjal mengemukakan Buntuan Presiden untuk pembangunan rumah-rumah itu diterima dengan suka cita oleh penduduk yang kini hanya memiliki bangunan pemukiman amat sederhana di Tengkapa.

Tiap bangunan yang ada sekarang dihuni 3-5 keluarga. Permukiman baru itu nanti juga akan dilengkapi berbagai fasilitas lain seperti dermaga, jembatan penyeberan gan, balai pertemuan, bangunan untuk koperasi unit desa dan sebagainya. Di permukiman itu sudah tersedia 3 buah SD Inpres, namun mereka kini juga mengeluh karena belum ada PLTP terdekat untuk melanjutkan sekolah anak­-anaknya.

 

 

Sumber : KOMPAS (27/01/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 790-791.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.