ATLET DAYUNG BERHARAP DAPAT BERTEMU DENGAN PRESIDEN

ATLET DAYUNG BERHARAP DAPAT BERTEMU DENGAN PRESIDEN[1]

 

Hongkong, Antara

Para atlet dayung Indonesia yang menjuarai nomor 1000m putra dan putri, 500m campuran, dan 250m campuran di kejuaraan dunia Dragon Boat di Shin Mun River, Shatin, Hongkong, hari Sabtu berharap dapat diterima oleh Presiden Soeharto.

Sulfianti, atlet dayung Pelatnas SEA Games yang berasal dari Sulawesi Tenggara, di Hongkong mengatakan bahwa ia sangat berharap untuk dapat diterima oleh Presiden Soeharto.

“Kami ingin mempersembahkan pialajuara dunia Dragon Boat ke-2 ini sebagai hadiah ulang tahun bagi Bapak Presiden.” ujarnya.

Manajer tim Indonesia ke kejuaraan dunia Budiman Setiawan juga merasakan kebanggaan atas prestasi yang diraih para atlet yang tengah dipersiapkan untuk SEA Games XIX pada bulan Oktober di Jakarta.

“Saya juga merasa bahagia dan bangga atas jerih payah atlet untuk dapat mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa dan negara di dunia dayung Internasional.”

“Tidak berlebihan bila keinginan anak-anak untuk bertemu Bapak Presiden ditengah kesibukannya dapat dikabulkan.” ujar Budiman Setiawan yang juga Sekjen PB PODSI.

Pendapat yang sama juga disampaikan pejabat Kepala Perwakilan RI di Hongkong Suhadi M Salam yang ditemui ANTARA saat menyaksikan para atlet bertanding di kejuaraan dunia kedua tersebut.

“Konsulat RI di Hongkong merasa bangga dengan kemenangan yang diraih oleh tim dayung Indonesia.” ujar Suhadi M Salam yang menambahkan bahwa dari empat pertandingan final, tim Indonesia keluar sebagai juara.

Diharapkan pada tertandingan sisa, tim Indonesia juga akan berjaya dan lagu Indonesia Raya berkumandang di Shin Mun River. Dalam suasana peringatan ulang tahun Presiden, sepantasnya kita mengucapkan selamat dan mempersembahkan piala juara dunia Dragon Boat ini sebagai hadiah ulang tahun, ujar Suhadi M Salam.

Ia juga menghargai jerih payah para atlet di tingkat dunia ini mendapat penghargaan dari pemerintah seperti halnya yang diberikan kepada para atlet dari cabang olahraga lainnya.

Dikatakannya, sebagai negara besar dan negara berkembang, tim dayung Indonesia dapat mengalahkan tim tangguh termasuk tim dari Jerman dan Swedia.

“Suatu kebanggaan kalau memang keinginan para atlet untuk bertemu Bapak Presiden dapat menyadi kenyataan.” ujarnya.

Tim dayung putra Indonesia yang didukung perusahaan kretek Dji Sam Soe keluar sebagaijuara dunia di nomor 1000m, sedangkan tim putri yang didukung Jayanti Grup keluar sebagai juara dunia juga di nomor 1000m, dan untuk nomor campuran 500m dan 250 meter, tim dayung Indonesiajuga mempersembahkan medali emas.

Pada pertandingan hari ketiga tim campuran Indonesia yang turun di grand final nomor 250m berhasil menyisihkan pedayung dari Jerman dan Swedia dengan catataan waktu 1.03.90, sedangkan tim dayung Jetman mencatat waktu 1.04.62 dan Swedia dengan waktu 1.05.63. Sementara itu dibabak penyisihan untuk nomor 250 putra dan putri tim dayung Indonesia keluar sebagai pemenang dan langsung ke grand final yang akan berlangsung sore hari.

Di babak penyisihan tim putri Indonesia yang satu grup dengan Jerman, Inggris dan Hongkong berhasil mencatat waktu 1.12.00, sedangkan Jerman berada diposisi kedua dengan catatan 1.13.36 dan Inggris 1.14.86.

Di bagian putra babak penyisihan nomor 250m, Indonesia yang keluar sebagai pemenang mencatat waktu 1.05.78, sedangkan AS ditempat kedua dengan 1.05.81 dan Jerman ditempat ketiga dengan catatan 1.07.85.

Sumber : ANTARA (26/06/1997)

___________________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 572-573.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.